Penulis Dawson's Creek Bunuh Diri karena Sakit Corona Tak Kunjung Sembuh

Eny Kartikawati - wolipop Rabu, 23 Jun 2021 17:31 WIB
Heidi Ferrer Penulis skenario Dawson's Creek Heidi Ferrer. Foto: Dok. Instagram
Jakarta -

Kabar duka untuk penggemar serial 90-an, Dawson's Creek yang dibintangi Katie Holmes dan James Van Der Beek. Penulis skenario serial tersebut, Heidi Ferrer meninggal karena bunuh diri setelah tak kunjung sembuh menderita COVID-19.

Seperti dikutip People, Heidi Ferrer bunuh diri pada Mei 2021 setelah 13 bulan berjuang melawan infeksi virus Corona. Heidi meninggal dalam usia 50 tahun.

"Dia melawan penyakit menular ini dengan ketakutan yang dia alami selama ini," ujar suami Heidi Ferrer, Nick Guthe.

Melalui akun Twitternya, Nick Guthe membagikan foto sang istri yang telah meninggal dunia. Nick memperlihatkan foto saat Heidi menggendong seorang bayi.

"Malaikatku yang cantik, Heidi, meninggal dunia tadi malam setelah 13 bulan melawan Long Covid," tulisnya. "Dia ibu yang luar biasa," tambah Nick dalam cuitannya,

Saat dikonfirmasi TMZ dan Deadline, Nick mengatakan kalau istrinya meninggal karena bunuh diri setelah berbulan-bulan terinfeksi virus Corona. Heidi Ferrer mulai terinfeksi virus COVID-19 pada April 2020.

"Dia terbaring di tempat tidur dan terus-menerus kesakitan. Dia menderita tremor neurologikal dan gejala lainnya," demikian Deadline menulis pada Mei 2020 mengenai kondisi Heidi Ferrer.

Dalam tulisannya di blog, Heidi pernah mengatakan dia tidak melihat adanya kualitas untuk hidup lebih lama setelah terkena COVID-19. "Dalam keadaan terberatku, aku bilang pada suamiku, jika kondisiku tidak membaik, aku tidak ingin hidup seperti ini. Aku bukan bunuh diri. Aku hanya tidak melihat sebuah kualitas dari kehidupan jangka panjang dan aku tidak melihat ini akan berakhir," tulisnya pada September 2020.

Pada Januari 2021, Heidi sempat menulis lagi di blog dengan nada tulisan yang lebih optimis. "Aku optimistis diriku membaik perlahan-lahan setiap bulan. Aku mengalami gejala Long Covid pada Juli. Tapi sekarang aku merasa jauhhh lebih baik," tulisnya.

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi kepada siapapun untuk melakukan tindakan serupa. Bagi Anda pembaca yang merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan Anda ke pihak-pihak yang dapat membantu seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.



Simak Video "Annisa Pohan Positif Covid-19, Begini Kondisinya"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)