Penyanyi Hong Kong Dikecam Setelah Pakai Baju Dolce & Gabbana di Video Klip

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 17 Jun 2021 10:15 WIB
Karen Mok Foto: dok. Mok-A-Bye Baby
Jakarta -

Penyanyi Hong Kong Karen Mok dikecam setelah dia memicu kontroversi di media sosial China karena menggunakan dress dari Dolce & Gabbana dalam video klip musik terbarunya. Karen bahkan dipaksa untuk meminta maaf.

Merek fashion tersebut sempat menuai kontroversi dan disebut sebagain anti-China karena dalam iklan di 2018 menunjukkan seorang wanita Asia makan pizza dan spageti dengan sumpit. Iklan tersebut menuai kritik dan dianggap menghina China. Meski pihak D&G sudah pernah meminta permintaan maaf, namun merek tersebut tetap tidak diterima oleh publik China.

Label musik Karen, Mok-A-Bye Baby telah mengungkapkan permintaan maafnya di media sosialnya. Mereka mengaku lalai dalam pemilihan pakaian. Kini pihaknya telah meminta video tersebut dihapus dari semua platform.

"Staf studio telah gagal menyaring dan melihat masalah nama merek," begitu pernyataan resminya.

Pada akhir pekan lalu, nama Karen Mok jadi trending topic di media sosial Weibo karena busana D&G yang dipakainya video klip. Pengguna internet Chia mengecam Karen Mok karena busananya dan memintanya untuk meninggalkan China karena tidak memiliki kepekaan dengan isu sensitif.

Pada bulan Maret, sejumlah merek internasional termasuk H&M, Zara, Nike dan Adidas menjadi sasaran kemarahan konsumen China yang bersumpah untuk memboikot mereka setelah mengatakan tidak akan menggunakan kapas dari Xinjiang karena kekhawatiran tentang kerja paksa.

Sejumlah selebritas dari Hong Kong dan China daratan, termasuk Eason Chan, secara terbuka membatalkan kontrak mereka dengan merek tersebut. Namun, boikot konsumen tampaknya berumur pendek dengan beberapa item terpanas terus terjual dengan baik.



Simak Video "Aksi Wanita Korsel Bela Atlet yang Dikritik Gegara Rambut Pendek"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)