Terjual Rp 11 M, Video yang Viral 14 Tahun Lalu Ini Tak Jadi Dihapus

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 30 Mei 2021 19:00 WIB
Raleigh, NC - USA - June 27, 2011: Woman Holding an iPad Displaying YouTube with the Charlie Bit My Finger Video. Foto: Istock
Jakarta -

Tingkah gemas Charlie saat menggigit jari kakaknya masih bikin netizen gemas 14 tahun setelah pertama kali viral. Namun beberapa waktu lalu salah satu video paling terkenal di dunia itu dilaporkan telah dijual oleh keluarga Charlie dan akan diturunkan dari YouTube untuk selamanya oleh sang pembeli. Namun beredar kabar terbaru bahwa video 'Charlie bit my finger' tidak jadi dihapus.

Minggu lalu akun YouTube Charlie Bit Me menjual salah satu videonya yang paling banyak ditonton. Video yang dirilis pada Mei 2007 itu menampilkan dua anak keluarga Davies-Carr yakni Charlie dan Harry saat kecil. Tingkah polos dan reaksi menggemaskan keduanya membuat postingan itu sudah dilihat lebih dari 885 juta kali hingga hari ini.

Seperti banyak video atau meme ikonik yang muncul di awal tahun 2000an, keluarga Charlie pun melelangnya sebagai NFT atau non-fungible token. Video berdurasi 55 detik yang menunjukkan wajah kesakitan Harry saat jarinya digigit Charlie itu pun telah terjual lebih dari £536.000 atau sekitar Rp 11 miliaran.

Sempat disayangkan banyak netizen yang masih ingin menikmati kelucuan dua anak yang telah beranjak remaja ini, ternyata pembelinya berubah pikiran. Hal itu dikonfirmasi sendiri oleh Howard, ayah Charlie dan Harry yang mengambil dan mengunggah video itu.

"Setelah pelelangan kami berhubungan dengan pembelinya yang akhirnya memutuskan untuk membiarkan videonya di YouTube. Pembelinya merasa bahwa video tersebut adalah bagian penting dari budaya populer dan tidak seharusnya diturunkan. Sekarang video itu akan tetap hidup di YouTube untuk orang-orang tetap menikmatinya selagi diabadikan sebagai NFT dalam blockchain," kata Howard dilansir Quartz.

Siapa pembeli video viral ini pun sudah terungkap. Adalah 3fmusic yang hanya diketahui sebagai sebuah studio musik berbasis di Dubai. Pembeli itu adalah studio musik yang sama yang membeli meme 'Disaster Girl' dan 'Overly Attached Girlfriend'.

Howard pun kembali berbicara mengenai keputusan keluarganya menjual video 'Charlie bit my finger' yakni untuk memulai lembaran kehidupan baru. "Setelah 14 tahun di YouTube melalui berbagai perulangannya, kami merasa NFT akan mengantarkan kehidupan baru pada bagian dari sejarah internet ini. Aku selalu berkata pada anak-anakku bahwa di balik popularitas ini, ada lebih dari sebuah video," lanjut Howard.

Keluarga Charlie awalnya tidak menyangka jika video akan membawa mereka sampai ke sini. Howard mulanya merekam Charlie dan Harry untuk dikirim kepada ayah baptis mereka di Amerika Serikat. Setelah diposting di YouTube, video 'Charlie bit my finger' malah mendapat banyak perhatian hingga diliput banyak pemberitaan dan keluarga mereka ditawari berbagai iklan. Dilaporkan jika orangtua Charlie telah menerima sekitar £100.000 (Rp 20 miliaran) dari satu video itu yang digunakan untuk membayar pendidikan anak-anak.

[Gambas:Youtube]




(ami/ami)