Kisah Wanita 2 Tahun Pacaran Online, Ternyata Dikerjai Sahabatnya Sendiri

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 06 Mei 2021 11:30 WIB
ilustrasi wanita sedih Foto: iStock
Jakarta -

Sebuah kisah percintaan unik diungkap dalam episode terbaru acara Catfish UK. Diceritakan seorang wanita bernama Tasheeka sudah berpacaran dengan seorang pria tampan selama dua tahun. Awalnya Tasheeka merasa hubungan mereka berjalan dengan baik karena keduanya punya 'koneksi'. Sayangnya beberapa waktu kemudian ia tiba-tiba di-ghosting sebelum menemukan fakta bahwa pria itu adalah sahabatnya sendiri.

Tasheeka menjalani hubungan 'online' dengan seorang model bernama Aaron yang ditemui di situs kencan dua tahun lalu. Setelah 'match' dan berbincang-bincang, ia menganggap pria tersebut adalah sosok impiannya. Tapi wanita tersebut mulai curiga ketika Aaron tidak pernah setuju untuk bertemu langsung.

"Aku tidak pernah merasakan hal seperti ini dengan seseorang sebelumnya. Kami selalu berbicara dan aku bisa bercerita mengenai apapun karena dia sangat mudah untuk diajak bicara dan sangat emosional. Masalahnya aku tidak pernah bertemu dengannya dan kapanpun aku mengatakan ingin bertemu dia selalu punya alasan mengapa tidak bisa," ungkap Tasheeka.

Tasheeka dan SunisaTasheeka dan Sunisa Foto: Dok. Instagram

Meski belum pernah berjumpa, Aaron sudah mengatakan jika ia mencintai Tasheeka. Tapi anehnya pria tersebut bahkan tidak mau ditelepon atau video call dengan alasan koneksi yang buruk.

Teman-teman Tasheeka pun ikut curiga lalu mencari cara untuk mengetahui siapa Aaron sebenarnya. Setelah diselidiki, wanita 22 tahun itu kecewa ketika mengetahui jika 'pacarnya' mungkin tidak pernah benar-benar ada. "Aku tidak ingin jadi orang bodoh, aku hanya ingin bahagia. Aku hanya ingin mencari seseorang (yang cocok sebagai pasangan)," ujarnya sambil menangis.

Singkat cerita, tiba-tiba sahabat Tasheeka yang bernama Sunisa mengaku bahwa Aaron tidak akan datang karena dia lah yang selama ini berpura-pura jadi pacarnya. Hal tersebut dilakukan karena Sunisa kasihan melihat Tasheeka yang sedih ketika Aaron meng-ghosting-nya terlebih merasa sudah dijauhi sang sahabat.

"Dia telah lama ada di tempat yang gelap dan aku hanya ingin mengeluarkannya dari sana. Aku tidak bermaksud untuk menyakitinya. Aku tahu dia akan kehilangan kepercayaan dariku," kata Sunisa.

Pengakuan itu tentu membuat Tasheeka marah. Setelah digali ternyata Sunisa bahkan sudah sering melakukan hal serupa sejak remaja. Penyebabnya adalah karena ia pernah di-bully. "Aku membuat akun palsu karena aku ingin atensi yang tidak pernah aku dapatkan. Aku dulu di-bully di sekolah karena aku satu-satunya orang dengan warna kulit berbeda dan tidak pernah populer. Aku pikir itu cara terbaik mendapatkan atensi dan merasakan bagaimana menjadi populer," ungkapnya.

(ami/ami)