Viral Aksi Mahasiswi Dance di Acara Kampus, Dianggap Pornografi dan Vulgar

Vina Oktiani - wolipop Selasa, 27 Apr 2021 15:00 WIB
Video tarian viral Foto: Ifeng News via South China Morning Post
Jakarta -

Sebuah video yang memperlihatkan sembilan orang wanita sedang menari belakangan menjadi viral di internet. Video tersebut banyak mengundang perdebatan karena dinilai terlalu vulgar dan berbau pornografi.

Seperti dikutip dari South China Morning Post, dalam video itu para wanita terlihat sedang mempersembahkan tarian untuk acara perayaan ulang tahun ke-110 sebuah universitas ternama di China. Kesembilan wanita tampak kompak mengenakan gaun pendek rumbai berwarna emas. Tarian tersebut dibawakan selama sekitar dua menit di depan Grand Auditorium Universitas Tsingua di Beijing.

Tak lama setelah diunggah ke internet, video tersebut pun langsung ramai dikomentari. Salah satu guru musik di sebuah universitas di Guangzhou, Jenny Lai, juga terlihat memberikan komentar negatif terhadap video tersebut. Jenny Lai menyebut universitas tersebut sangat memalukan karena menyetujui muridnya untuk mempertunjukkan tarian semacam itu di depan umum.

"Ini menunjukkan bahwa Universitas Tsinghua memiliki jiwa estetika yang buruk. Tidak apa-apa jika kamu menari secara non-profesional. Tapi kamu tidak bisa memilih jenis gaun dan riasan itu. Bahkan penari di pertunjukkan gala Sekolah Dasar putra saya lebih baik daripada gadis-gadis Tsinghua ini," terang Jenny.

Video tarian viralVideo tarian viral Foto: Ifeng News via South China Morning Post

Tak hanya Jenny, salah seorang penulis lulusan Universitas Tsinghua, Qiao Mu, juga mengungkapkan kekecewaannya melihat tarian tersebut. Menurutnya desain koreografi tarian tersebut jelek dan musiknya pun memalukan.

Di media sosial China, Weibo, tak sedikit netizen yang juga mencibir video tarian tersebut. Mereka menilai bahwa tarian itu sama sekali tidak cocok dipertontonkan untuk acara ulang tahun sebuah universitas bergengsi.

Universitas Tsinghua sendiri merupakan universitas terbaik ke-15 di dunia menurut QS World University Rankings. Sedangkan di tingkat Asia, Universitas Tsinghua mendapat peringkat pertama dalam US News & World Report.

Sementara banyak yang mengejek video tarian tersebut, beberapa netizen justru terlihat mendukung dan tidak mempermasalahkannya. Mereka mencoba mengerti bahwa para penari di dalam video bukanlah orang yang profesional, sehingga tidak perlu berharap yang terlalu tinggi.

"Gadis-gadis itu, bagaimanapun juga, bukan penari profesional. Tidak mungkin bagi mereka untuk menari pada tingkat yang disyaratkan oleh Pusat Seni Pertunjukan Nasional," komentar salah seorang netizen.

"Seharusnya tidak ada masalah bagi wanita Tsinghua untuk menari seperti ini. Perayaan kelahiran sekolah seharusnya menjadi tempat berkumpulnya siswa dan merayakannya. Tarian ini menampilkan kemudaan dan kebebasan siswa. Tidak perlu mencerca mereka," tambah netizen lain.

(vio/vio)