Pengakuan Model yang Bugil di Dubai, Diteriaki Pelacur Saat Dipenjara

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 19 Apr 2021 04:00 WIB
Irina Sotulenko Model Irina Sotulenko dok. Instagram
Dubai -

Sejumlah model yang melakukan pemotretan tanpa busana di Dubai kini akhirnya buka suara. Mereka menceritakan keadaan menyedihkan berada dipenjara Dubai, Uni Emirat Arab (UEA).

Yulia Ulyanochkina, model yang pertama kali ditangkap dan dipenjara menceritakan keadaan menyedihkan di sel. "Aku ditempatkan di matras kotor, Aku sangat histeris," ungkapnya kepada media Rusia, Mash.

"Selnya sangat buruk. Ada banyak tahanan, udaranya lembap, ada banyak jamur di toilet dan banyak rambut. Selalu ada cahaya di sel, dan tidak ada jendela. Kami tidak tahu jam. Tidak ada kebersihan di sana," jelas Yulia.

Sejumlah model yang pose tanpa busana di Dubai.Sejumlah model yang pose tanpa busana di Dubai. Foto: Instagram

Yulia mengungkapkan bahwa para model lainnya kemudian datang satu per satu. Setelah itu, ia dan rekan-rekan model lainnya baru menyadari bahwa kebebasan mereka dirampas.

Model lain, bernama Diana mengatakan bahwa selnya sangat kecil. Sebanyak 12 model yang dipenjara disatukan di satu sel.

"Kami dibawa ke sel kecil, mungkin sekitar dua meter kali dua meter, dengan kasur yang sangat tua. Kami ber-12 duduk di kasur itu," tutur Diana.

Irina Sotulenko, model lainnya yang kontroversial merasa sedih dengan keadaannya kini. Belum lagi saat di sel dia dan teman-teman modelnya diteriaki pelacur oleh orang-orang di sana.

"Bayangkan, satu kasur, dua selimut dan 12 wanita dan mereka meneriaki sesuatu dalam bahasa Arab 'sharmuta'. Kami mengerti itu artinya pelacur," ungkap Irina.

"Kami hanya dituduh karena menunjukkan bokong kami, tidak ada yang lain, itu saja," tambah Irina.

Sebelumnya, puluhan model terlibat pemotretan tanpa busana di balkon di sebuah apartemen mewah di Dubai, UEA. Hal tersebut menjadi heboh setelah foto dan videonya tersebar melalui aplikasi pesan dan di media sosial. 12 dari mereka pun kemudian ditangkap polisi.

Kini model yang kebanyakan dari Ukraina itu telah dibebaskan setelah dipenjara selama sembilan dan dideportasi ke Ukraina. Para ahli mengatakan bahwa hukuman tersebut termasuk sedikit, karena mereka bisa saja dipenjara selama enam bulan.

Para model yang disebut sebagai 'butt squad' itu pun dilarang menginjakan tanah Arab selama lima tahun atas perbuatan mereka yang melanggar hukum di sana.



Simak Video "Tren Mukena Anak 2021"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)