Model yang Pemotretan Tanpa Busana di Dubai Buka Suara, Caci Maki Fotografer

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 14 Apr 2021 18:06 WIB
Irina Sotulenko Foto: Instagram
Jakarta -

Skandal pemotretan puluhan model tanpa busana di Dubai menimbulkan kisruh yang berkepanjangan. Tak hanya di Dubai, skandal ini pun menjadi sorotan dunia. Kini, salah satu model yang ikut dalam pemotretan sensual itu buka suara.

Model bernama Irina Sotulenko angkat bicara setelah skandal pemotretan bugil di salah satu apartemen di Dubai. Model asal Ukraina itu mengaku bahwa dia dipaksa untuk melepaskan busananya dan berpose bugil.

Irina menjadi orang pertama yang mau bicara setelah skandal tersebut mendunia. Dalam pesan audio dan video yang diposting kekasihnya, Irina mengungkapkan kekesalannya pada sang fotografer. Dia mencaci maki fotografer Vitaliy Grechin, pria yang menyelenggarakan aksi tersebut.

"Semua ini gara-gara orang bodoh yang muncul ide mengunggah ke Instagram. Vitaly Grechin, kamu benar-benar sialan," ucap Irina penuh emosi.

"Dia adalah pria dewasa, bagaimana bisa menjadi idiot?" ungkapnya lagi.

Irina mengaku bahwa dia dan rekan-rekan modelnya dipaksa oleh Vitaliy untuk ke balkon. Irina menjelaskan bahwa jika dia tidak mau maka honor modelnya tidak akan dibayar.

Kini, Irina dan sejumlah model lainnya ditangkap oleh polisi dan mendekam di penjara di Uni Emirat Arab. Kekasih Irina yang bernama Vitaly menerima pesan video tersebut sebelum pacarnya ditangkap.

Di media sosialnya, Vitaly menjelaskan perihal bagaimana foto sensual tersebut bisa terjadi. Vitaly mengatakan bahwa sejumlah model telah memperingati sang fotografer tentang pengambilan gambar di luar ruangan.

Menurut Vitaly sejumlah model telah mengatakan: "Ini negara muslim. Hal ini akan menimbulkan masalah."

Namun model-model yang sebagian besar berasal dari Ukraina itu diancam tidak akan dibayar jika tidak menuruti kehendak pihak penyelenggara. Beberapa jam setelah foto-foto bugil para model tersebut tersebar online, fotografer Vitaly Grechin dan pihak penyelenggara lainnya kabur.

(kik/kik)