Mahkota Miss Papua New Guinea Dicopot Setelah Posting Video Joget di TikTok

Rahmi Anjani - wolipop Minggu, 11 Apr 2021 07:00 WIB
lucy maino Foto: Instagram @lucymaino_misspng19
Jakarta -

Miss Papua New Guinea terpaksa kehilangan gelarnya karena media sosial. Mahkota ratu kecantikan bernama Lucy Maino tersebut dicopot setelah ia kedapatan unggah video joget di TikTok. Lucy terpaksa mundur dari tugasnya yang belum selesai setelah mendapat kritikan dari netizen karena dianggap tidak pantas menjadi 'panutan'.

Lucy Maino baru-baru ini mengunggah videonya joget 'twerking' yang memang tidak asing dibagikan di TikTok. Video itu sayangnya menimbulkan kontroversi bahkan sejumlah komentar yang mengarah pada pelecehan seksual. Tak lama setelah postingan yang kini sudah dihapus itu jadi perhatian publik, mahkota Miss Papua New Guinea 2019-2020 tersebut dicopot oleh komite Miss Pacific Islands Pageant Papua New Guinea (MPIP PNG).

[Gambas:Instagram]



Dalam keterangannya, MPIP PNG seolah menyatakan jika Lucy Maino telah menyalahi perannya sebagai Miss Papua New Guinea. "Tujuan utama kami adalah memberdayakan wanita. Kami adalah wadah ratu kecantikan yang unik yang mempromosikan warisan budaya, nilai-nilai tradisional, dan membagikannya melalui turisme tentang negara dan orang-orang kami. MPIP PNG mempromosikan kebaikan dari percaya diri, nilai diri, integritas, dan pelayanan komunitas dengan fokus paralel edukasi," kata perwakilannya.

Meski dianggap menyalahi perannya, masalah Lucy juga mendatangkan simpati dari banyak pihak. Salah satunya disampaikan oleh gubernur Sepik Timur sekaligus Ketua Koalisi Parlemen yang menentang Kekerasan Berbasis Gender. Ia menyayangkan banyaknya komentar jahat mengenai Lucy Maino di media sosial hanya karena video menari. "Masyarakat seperti apa yang mengutuk penyiksaan dan pembunuhan wanita tapi marah ketika seorang wanita menari di video?" tuturnya dilansir The Guardian.

[Gambas:Instagram]



Sedangkan seorang mantan Miss Papua New Guinea mengatakan jika dicopotnya gelar dan mahkota Lucy Maino adalah bentuk sikap misogini di negara mereka. "Aku yakin jika seorang figur publik pria membuat video TikTok, kita semua akan tertawa dan bahkan memujinya," kata ratu kecantikan yang menolak disebutkan namanya itu.

Selain ratu kecantikan, Lucy Maino yang berusia 25 tahun ini dikenal sebagai co-captain dari tim bola Papua Nugini. Ia pernah mewakili tim nasional di 2019 dan membawa pulang dua medali emas di Pacific Games di Samoa. Maino pun menerima beasiswa dari olahraga tersebut untuk kuliah administrasi bisnis di Universitas Hawaii.

lucy mainolucy maino Foto: Instagram @lucymaino_misspng19

Wanita cantik itu dipilih sebagai Miss Papua New Guinea juga sebagai perwakilan budaya negara dan berperan mengadvokasi wanita sejak 2019. Selama 2020, Lucy meneruskan perannya selagi belum terpilih ratu kecantikan baru. Kemarin Lucy Maino memberikan pernyataannya mengenai insiden ini. Dalam tulisan panjang lebarnya, ia menyayangkan pelecehan seksual yang didapatkan dari video joget di TikTok itu.

"Selagi aku melanjutkan karier dan pendidikanku, aku akan melihat kembali pengalaman ini dengan rasa syukur untuk kesempatanku sebagai Miss Papua New Guinea/ Pacific Islands 2019-2020 dan untuk cinta dan dukungan yang telah ditunjukkan kepadaku secara pribadi. Aku sangat berterima kasih untuk mereka yang bekerja untuk menjadi PNG kesempatan bagi semua dan berkomitmen meneruskan kontribusi di mana pun aku bisa," tulisnya.

(ami/ami)