Fokus Kuliah Jadi Pengacara, Kim Kardashian Ogah Ambil Proyek Kerja Baru

Hestianingsih - wolipop Sabtu, 10 Apr 2021 14:00 WIB
Peoples Choice Awards - Arrivals - Santa Monica, California, U.S., November 10, 2019 - Kim Kardashian. REUTERS/Monica Almeida Kim Kardashian. Foto: REUTERS/Monica Almeida
Jakarta -

Rumah tangga Kim Kardashian dan Kanye West sedang berada di ujung tanduk karena keduanya memutuskan untuk berpisah. Di tengah kasus perceraiannya, bintang reality TV ini justru sedang fokus dengan pendidikannya.

Kim Kardashian saat ini diketahui sedang menempuh pendidikan hukum demi menjadi pengacara. Maka dari itu untuk sementara waktu dia tidak akan menerima tawaran proyek baru, baik reality show maupun bisnis, sampai tiba waktunya menjalani bar exam atau ujian pengacara.

"Saya ingin selesai dulu (sekolah hukum) sebelum sibuk dengan hal-hal lain," ujar Kim Kardashian seperti dikutip dari Female First.

Wanita 40 tahun ini masih harus menghabiskan waktu dua tahun lagi untuk meraih gelar sarjana hukum sebelum menghadapi ujian pengacara. Kuliah hukumnya harus mundur dari jadwal seharusnya karena terkendala pandemi virus Corona.

"Saya masih sekolah hukum, tinggal dua tahun lagi," katanya.

Dalam sesi wawancara dengan WWD, Kim Kardashian mengungkapkan kalau dia harus mengerjakan essay untuk presentasi. Perlu dua jam bagi ibu empat anak ini untuk menulis essay nya.

Pandemi virus Corona membuat Kim Kardashian harus rehat dari studinya karena aturan lockdown melarang pertemuan tatap muka antara mahasiswa dan dosen. Itu berarti selama satu tahun kuliahnya tertunda.

Namun ia tetap mengambil hikmah dari kejadian ini. Waktu rehat selama 12 bulan memang jadi tantangan berat bagi banyak orang di seluruh dunia tapi di saat yang sama memberi waktu untuk merefleksikan kembali hal-hal apa saja yang membuat mereka --juga dirinya-- bahagia.

"Tahun ini sangat menantang bagi banyak orang, tapi menurutku tahun ini juga momen yang tepat untuk merefleksikan diri dan memberi kesempatan besar bagi kita untuk benar-benar bersyukur terhadap hal kecil. Itu jadi sebuah pembelajaran yang didapatkan banyak orang," pungkasnya.

(hst/hst)