Ngeri! Wanita Diselamatkan Anaknya Hanya Beberapa Menit Sebelum Dikremasi

Vina Oktiani - wolipop Jumat, 29 Jan 2021 05:30 WIB
the corpse in the coffin is burning in the cremate Ilustrasi Kremasi / Foto: Getty Images/iStockphoto/anakeseenadee
Jakarta -

Kisah mengerikan yang satu ini datang dari kota Resistencia, Argentina. Seorang nenek berusia 89 tahun hampir saja dikremasi hidup-hidup. Untung saja sang anak yang datang dan menyadari bahwa ibunya itu masih hidup segera meminta pihak krematorium untuk menghentikan proses kremasi ibunya.

Seperti dikutip dari Daily Star, menurut surat kabar Diario Norte, sang nenek sudah dirawat di sebuah klinik swasta pada Sabtu (23/1/2021). Keesokan harinya ketika putrinya yang berusia 54 tahun berkunjung, dia diberitahu pihak rumah sakit bahwa ibunya telah meninggal.

Pihak rumah sakit mengatakan bahwa sang ibu meninggal karena cardiorespiratory arrest. Cardiorespiratory arrest adalah keadaan ketika jantung berhenti berdetak secara tiba-tiba. Setelahnya pihak rumah sakit juga menyerahkan sertifikat kematian dan segera memindahkan sang ibu untuk dikremasi.

"(Putrinya) pergi ke sanatorium pada jam 8.45 pagi di mana dia bertemu dengan seorang dokter yang menceritakan tentang kematian ibunya setelah menderita serangan jantung, dan dia dikirim ke krematorium di Velez Sarsfield Avenue dan menyewa layanan pemakaman dan kremasi," menurut laporan polisi setempat.

Hanya beberapa menit sebelum ibunya dikremasi itulah sang anak melihat tanda-tanda vital dari ibunya. Dia pun segera meminta petugas krematorium untuk menghentikan proses kremasi ibunya. Selain itu sang anak juga mengirimkan pesan kepada kerabatnya untuk menginfokan bahwa ibunya itu masih hidup.

"Saya hanya ingin memberi tahu kamu bahwa ibu masih hidup. Pada akhirnya, kami berada di ruang kremasi dan kami melihatnya dengan tanda-tanda vitalnya. Sekarang kami akan pergi ke klinik," bunyi pesan tersebut.

Sang nenek kemudian segera dilarikan kembali ke klinik untuk mendapatkan perawatan intensif. Sementara sang anak segera melaporkan klinik tersebut kepada pihak berwajib. Kini kasus mengerikan tersebut sedang dalam proses penyelidikan.

(vio/vio)