Kenangan Syekh Ali Jaber dan Kehamilan Istrinya, Beli Vitamin Buat Bumil

Tim Haibunda - wolipop Rabu, 20 Jan 2021 18:04 WIB
Ali Saleh Mohammed Ali Jaber Syekh Ali Jaber. Foto: Lintang Jati Rahina / 20detik
Jakarta -

Ulama Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia pada 14 Januari 2021 meninggalkan seorang istri yang tengah hamil. Sebelum meninggal, ada sekelumit kisah tentang Syekh Ali dan kehamilan sang istri.

Istri Syekh Ali Jaber yang tengah hamil itu adalah Umi Nadia. Wanita tersebut usia kehamilannya kini sudah lima bulan dan akan menjadi calon anak keempat sang ulama.

Asisten Syekh Ali Jaber, Iskandar, berbagi sedikit cerita mengenai kenangan ulama asal Madinah itu dan kehamilan istrinya. Syekh Ali Jaber pernah memintanya untuk membelikan vitamin ibu hamil.

"Jadi tanggal 8 September, Syekh Ali kirim tolong belikan vitamin ini. Pas dilihat itu vitamin buat ibu hamil. Ya sudah Iskandar diam belagak biasa saja, beli tuh vitamin," kata Iskandar, dikutip dari YouTube deHakims, Selasa (19/1/2021).

Esok harinya, Iskandar bersama Syekh Ali Jaber melakukan perjalanan ke luar kota. Saat dalam pesawat Iskandar melihat ekspresi Syekh Ali berbeda. Dia tersenyum namun tampak sedih.

"Di pesawat Syekh Ali senyum, tapi Iskandar sudah menduga kayaknya senyumnya bukan senyum nggak ikhlas ya. Senyum tapi ada yang dipikirin sama Syekh," katanya.

Syekh Ali Jaber pun bercerita pada Iskandar bahwa malam itu sebenarnya dia berencana mengobrol dengan Umi Nadia terkait masalah ART. Hanya saja ulama yang sudah berstatus WNI itu tidak sampai hati karena di malam yang sama Umi Nadia mengabarkan soal kehamilan.

"'Saya mau tegur dia masalah itu, ternyata pas buka kamar di kasur ada baju anak-anak bayi.' Di situ ditulis Bahasa Arab artinya selamat Fahad dan Qaif akan dapat adik. Dia jadi lupa masalah itu," ungkap Iskandar.

Hanya saja, ada sebuah kalimat yang membuat Iskandar merasa bahwa ternyata Syekh Ali Jaber sudah memiliki firasat ia akan pergi. KLIK DI SINI untuk mengetahui apa kalimat Syekh Ali Jaber tersebut.



Simak Video "Peran Psikolog dalam Kasus KDRT"
[Gambas:Video 20detik]
(eny/eny)