Ini Cerita Lengkap Bocah Viral Jualan Bakpao Supaya Keluarga Bisa Makan

Gresnia Arela Febriani - wolipop Kamis, 26 Nov 2020 06:00 WIB
Donasi netizen TikTok untuk Kevin, bocah penjual bakpao. Donasi netizen TikTok untuk Kevin, bocah penjual bakpao. Foto: Dok. Al Wisnu Mukti
Jakarta -

Kisah bocah yang menjajakan bakpao demi keluarganya bisa makan viral setelah dibagikan akun TikTok @allwisnumukti. Anak bernama Kevin itu lebih memilih jualan keliling dengan berjalan kaki ketimbang main dengan teman-teman seusianya.

Sejak diunggah pada 5 November 2020, video sudah ditonton 3 juta kali dan mendapat ratusan ribu like, serta ribuan komentar. Al Wisnu Mukti, pria di balik video tersebut mengatakan kaget sekaligus senang unggahannya jadi viral.

"Ternyata banyak yang kagum dengan perjuangan si Kevin di mana sekarang banyak anak-anak seusia dia hanya bermain dan bersantai di rumah," kata Wisnu saat dihubungi Wolipop, Rabu (25/11/2020).

Pria yang berdomisili di Ketapang, Kalimantan Barat, itu mengaku takjub ketika membuka TikTok dan melihat ada banyak respon positif dari netizen. Mereka pun meminta dirinya membuka donasi untuk membantu bocah berusia 11 tahun itu.

"Karena mereka kagum dengan perjuangan Kevin," tuturnya.

Wisnu menjelaskan bahwa Kevin merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dan kini duduk di bangku kelas 4 SD. Sehari-harinya ia menjual bakpao hasil bikinan orang dan mengambil untung Rp 1.000 rupiah per buah.

"Bakpao ini bukan punya Kevin dan keluarga. Ini bakpao punya orang, Kevin menjualkan bakpao ini. Harga bakpao satuannya Rp 4.000, Kevin jual Rp 5.000 jadi ambil Rp 1.000," terang Wisnu.

Wisnu memutuskan membagikan kisah Kevin di TikTok karena ingin mengajarkan hal-hal positif kepada semua pengguna media sosial. Menurutnya perjuangan hidup Kevin patut dicontoh.

"Sekarang di TikTok banyak yang pamer harta dan banyak yang menghujat, melalui video saya, saya ingin mengajarkan hal positif tentang perjuangan hidup kepada followers saya," ucap pria 25 tahun ini.

Wisnu pun senang unggahannya mendapat respon positif bahkan memberikan keuntungan bagi Kevin. Dia mengatakan bahwa bakpao jualan Kevin laris manis.

Dia juga sempat membuka donasi selama tiga hari dan berhasil mengumpulkan Rp 8 juta yang semuanya diberikan kepada Kevin dan keluarga. Setelah donasi ditutup, bantuan masih tetap mengalir hingga totalnya mencapai Rp 10 juta.

"Uangnya buat beli sepeda dan kebutuhan Kevin, selebihnya ditabung," pungkasnya.

(hst/hst)