Pengacara Donald Trump Diolok-olok karena Cat Rambut Luntur Saat Daring

Kiki Oktaviani - wolipop Jumat, 20 Nov 2020 16:31 WIB
Rudy Giuliani Foto: dok. Twitter
Jakarta -

Rudy Giuliani, pengacara Donald Trump jadi viral setelah konferensi pers terkait kecurangan Pilpres yang mereka tuduhkan. Mantan Wali Kota New York yang kini menjadi ketua tim pengacara nasional untuk Presiden Donald Trump itu diolok-olok di media sosial karena cat rambutnya luntur.

Sambil memberikan keterangan dengan menggebu-gebu secara daring, cat rambutnya yang luntur karena keringat mengalir ke wajah bagian sampingnya. Penampilannya itu langsung ramai di Twitter, jadi bahan olokan sampai meme.

"Is that Exxon or Shell Oil dripping down Rudy's face," komentar netizen yang menyamakan air yang mengalir di wajahnya dengan BBM.

"Shouldn't when someone dyes their hair, rinse first and then dry it off!!" komentar netizen lainnya yang memintanya agar mencuci rambutnya lalu mengeringkannya terlebih dahulu setelah mengecat rambut.

Tarif Rudy Giuliani menjadi pengacara pribadi Trump disebut-sebut termahal di dunia. Ada gosip yang mengatakan bahwa dia memasang tarif US$ 20 ribu (Rp 284 juta) per hari untuk menjadi pengacara sang presiden selama beberapa tahun ini.

Namun pria 76 tahun itu membantahnya. Dia mengatakan siapapun yang mengatakan bahwa tarifnya adalah US$ 20 ribu per hari adalah pembohong besar.

Tarifnya tersebut pun jadi bahan olok-olokan saat momen cat rambutnya luntur. Sejumlah netizen menyebut bahwa dengan bayaran yang besar, mengapa Rudy tidak membeli cat rambut yang berkualitas.

"$20K a day doesn't buy what it used to.... I guess a good bottle of hair dye cost $20K and $1? @RudyGiuliani is now a laughing stock all around the globe, and not just for US audiences any longer!" tulis netizen lainnya.



Simak Video "Kristen Welker Panen Pujian Usai Jadi Moderator Debat Capres AS"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)