Cara Berani Hannah Al Rashid Saat Menghadapi Catcalling, Patut Ditiru

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 05 Nov 2020 18:31 WIB
Hannah Al Rashid saat berkunjung ke kantor detikcom. Foto: Asep Syaifullah/detikHOT
Jakarta -

Hannah Al Rashid, aktris dan aktivis yang kerap menyuarakan isu-isu perempuan itu mengaku pernah mengalami pelecehan seksual, tak jarang ia menjadi korban catcalling atau digoda oleh pria di jalan. Hannah mengaku pada awalnya dia hanya bisa diam, namun kejadian serupa semakin sering terjadi.

Wanita yang saat ini tengah berada di London itu akhirnya merasa harus mengambil langkah tegas kepada pelaku catcalling. Hannah melakukan cara berani yang bisa ditiru oleh para wanita.

"Capek kan every single day ada yang catcalling kita. Saya dengan sangat jelas, saya datengin saya bilang 'pak ini pelecehan seksual.' Saya berharap jika ada RUU PKS bisa semakin tegas," ucap Hannah dalam acara virtual The Body Shop 'Semua Peduli, Semua Terlindungi Sahkan RUU PKS', Kamis (5/11/2020).

Hannah Al RashidHannah Al Rashid Foto: Instagram @hannahalrashid

Bicara soal RUU PKS (Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual), Hannah Al Rashid sangat vokal dalam kampanye disahkannya undang-undang tersebut. Hannah menjelaskan bahwa mungkin perjalanannya masih panjang agar undang-undang tersebut bisa disahkan. Namun dia sangat berharap bahwa pemerintah bisa melindungi semua masyarakat, tak terkecuali kaum perempuan yang kerap menjadi korban pelecehan seksual.

"Isu ini bukan stigma atau dianggap tabu. Ini adalah budaya yang buruk yang dinormalisasi," ucap wanita 34 tahun itu.

"Memang pemahaman orang tentang RUU PKS berbeda-beda. Tapi semua orang setuju bahwa menghentikan kekerasan seksual itu baik, mendapatkan pemulihan adalah hal yang baik. Kita bisa terus berdiskusi sampai kita menemukan jalan tengahnya," tambah aktris yang membintangi film Aruna dan Lidahnya itu.

Saat ini belum ada undang-undang yang jelas tentang kekerasan pada perempuan. Hannah sangat menyayangkan bahwa hukum di Indonesia sangat lemah dengan kasus-kasus yang menyangkut wanita.

"Payung hukum yang kita punya lemah. Mau lapor, mau cerita ke kantor polisi, kemudian nggak tahu mau pakai pasal apa. Dengan adanya RUU PKS kita jadi tahu jenis-jenis kekerasan. Nggak ada lagi sakit hati karena pasalnya yang tidak tahu," jelas Hannah Al Rashid.



Simak Video "Mrs. Wold Caroline Jurie Dibebaskan Kepolisian Sri Lanka"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)