Duh! Pasutri Ajak Anak Kecil Curi Jam Tangan Seharga Rp 1,2 Miliar

Hestianingsih - wolipop Kamis, 05 Nov 2020 17:48 WIB
Jam tangan Royal Offshore Oak berlapis emas 18 karat keluaran Audemars Pigue yang dicuri. Jam tangan Royal Offshore Oak berlapis emas 18 karat keluaran Audemars Pigue yang dicuri. Foto: Dok. Audemars Pigue
London -

Orangtua seharusnya mengajarkan atau mencontohkan hal-hal positif kepada anaknya. Tapi yang dilakukan sepasang suami-istri ini sebaliknya.

Ilie Para dan Marta Para-Bloj, mencengangkan publik dengan tindakan mereka yang tak terpuji. Keduanya mencuri sebuah jam tangan mewah seharga Rp 1,2 miliar. Parahnya lagi, mereka juga mengikutsertakan anak kecil untuk memuluskan aksinya itu.

Pada September 2020 lalu, Ilie dan Marta berkunjung ke department store Harrods di Knightsbridge, London, Inggris. Mereka lalu memotret sebuah jam tangan berlapis rose gold 18 karat.

Beberapa hari kemudian keduanya datang ke toko itu lagi dengan membawa anak mereka yang baru berusia enam tahun. Saat staf toko berbalik badan, Ilie menukar jam tangan mewah tersebut dengan barang tiruan yang disembunyikan di jaket anaknya. Keluarga kecil itu pun melenggang dari toko tanpa ada yang tahu.

Namun perbuatan mereka akhirnya terendus juga. Beberapa hari setelah kejadian, polisi memberhentikan mobil yang mereka kendarai saat hendak pulang. Keduanya ditangkap dan mengaku pencurian jam tangan itu ikut melibatkan anak mereka yang masih kecil.

Jaksa wilayah mengatakan bahwa pasangan tersebut datang ke Harrods lima hari sebelum melakukan pencurian. Selain untuk melihat situasi juga memotret jam tangan untuk dijadikan contoh pembuatan replika.

"Mereka berkeliling toko mendatangi sejumlah toko jam tangan dan menemukan satu toko. Staf toko kemudian membawakannya produk sample untuk dicoba. Ilie Para mencoba beberapa barang dan memotret salah satu jam tangan dari berbagai angle. Mereka kemudian keluar dari Harrods," kata jaksa Dominic Hockley, seperti dikutip dari Daily Mail.

Dominic menyatakan bahwa tindakan mereka sudah sangat terencana. Ketika kembali ke toko beberapa hari setelahnya, mereka membawa anak kecil yang menyembunyikan jam tiruan di dalam tudung jaket. Jam itu kemudian ditukar dengan jam yang asli.

Staf toko baru menyadari kalau salah satu jam tangan ternyata palsu atau tiruan. Sebab bentuk maupun modelnya sangat berbeda dan angka serinya juga tidak ada.

"Ya memang jelas-jelas palsu," kata Dominic.

Saat ditangkap, Ilie Para sedang memakai jam tangan curiannya itu. Mereka pun mengakui perbuatannya.

Pengacara Ilie dan Marta melakukan pembelaan agar hukuman mereka bisa diringankan. Dia menyebut pasangan yang sama-sama berusia 33 tahun itu akan punya anak lagi dan mengalami kesulitan ekonomi.

"Dia (Marta) sedang hamil di akhir trimester pertama, dan mengalami kesulitan dan kekhawatiran," ujarnya.

Saat in Ilie Para dan Marta masih berada dalam tahanan. Keduanya akan menjalani persidangan pada 14 Desember 2020.

(hst/hst)