Viral Video Penjaga Toko Permalukan Turis Karena Tidak Beli, Dibilang Miskin

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 12 Okt 2020 10:39 WIB
Penjaga Toko Memaki Turis Foto: Douyin
Jakarta -

Melihat-lihat barang di toko tentu adalah sesuatu yang wajar dilakukan calon pembeli. Terlebih saat mengunjungi penjual souvenir di tempat wisata yang kadang kualitasnya belum tentu sesuai dengan harga. Umumnya penjual hanya akan menyambut atau mungkin merasa kesal sendiri jika orang-orang cuma melihat barang dagangnya. Tapi seorang penjaga membuat masalah karena malah mempermalukan turis hingga menyebut mereka miskin.

Video berikut menunjukkan wanita sedang marah-marah selagi memvideokan sesuatu. Ternyata wanita tersebut adalah penjaga toko yang tengah memaki turis karena tidak membeli dagangannya. Peristiwa tersebut terjadi di Dali, sebuah kota turis yang cukup populer di China.

Penjaga Toko Memaki TurisPenjaga Toko Memaki Turis Foto: Douyin

Wanita itu tampaknya kesal karena turis-turis tersebut hanya melihat-lihat. Dalam video yang diunggah di TikTok @Mossad1948, ia terekam berteriak, 'Lihat turis-turis ini. Jangan jalan-jalan kalau tidak punya uang, dasar miskin' bahkan sambil divideokan. Pengunggah pun menilai jika penjaga toko yang menjual drum itu telah mempermalukan mereka meski turis-turis telah diklaim telah membodohi si penjaga.

"Mereka datang dan membodohiku secara sengaja. Mereka bilang mereka akan beli dan memintaku untuk menunjukkan cara bermainnya," ungkapnya di video lain.

Dilaporkan pula jika penjaga toko itu sempat mendorong turis wanita yang memperingatkan pejalan lain agar tidak membeli drum di toko itu. Wanita berbaju merah tersebut pun sempat mengucapkan kata-kata kasar.

Tak hanya bikin pengunjung tidak nyaman, penjaga toko itu juga menjadi masalah setelah videonya viral. Tak lama setelah itu, pemerintahan Dali memberikan pernyataan jika toko souvenir tersebut akan ditutup selama sebulan. Penjaga toko pun dikatakan sudah memberi permintaan maaf secara formal meski mengaku jika ia melakukannya karena merasa dibodohi.

"Apapun alasannya dan apapun yang terjadi, apa yang aku katakan di video tidak pantas dan tidak beradab. Aku tidak berpikir videoku akan beredar online. Aku sangat takut dan aku tidak tahu bagaimana aku menghadapi keluarga dan ke depannya. Tapi melarikan diri bukan solusi. Sekarang aku berdiri dan berkata aku minta maaf kepada semuanya," ujarnya.

(ami/ami)