Kepepet Butuh Uang, Mantan Pramugari Seksi Nekat Jadi Kurir Kokain

Daniel Ngantung - wolipop Kamis, 01 Okt 2020 18:21 WIB
Mantan Pramugari Jadi Kurir Kokain Alexandra Dobre, mantan Pramugari yang jadi kurir kokain. (Foto: Instagram/@itsalexandradobre)
London -

Seorang mantan pramugari harus berurusan dengan hukum. Ia ditangkap karena terbukti sebagai kurir kokain.

Alexandra Dobre sedang absen terbang setelah kehilangan pekerjaannya akibat pandemi COVID-19. Demi menyambung hidup, ia pun mengandalkan segala cara.

Suatu ketika, perempuan asal Rumania yang sudah tiga tahun tinggal di Inggris ini berkenalan dengan seorang pria melalui aplikasi kencan. Pria tersebut lantas menawarinya pekerjaan sebagai seorang kurir narkoba.

[Gambas:Instagram]



Namun, apes bagi Alexandra karena pihak berwajib berhasil mengungkap profesi kotornya itu. Seperti diberitakan The Sun, perempuan 27 tahun ini diberhentikan oleh polisi saat sedang menyetir pada 27 Agustus.

Mencium hal yang mencurigakan, polisi lalu menggeledah apartemen Alexandra. "Dia mengelak ketika polisi menanyakan alamat tempat tinggalnya," kata penyidik bernama Neil Ahuja.

Di apartemennya, polisi menemukan 81 kantong plastik kecil berisi kokain. Barang bukti lain di antaranya 19,4 gram obat-obatan yang diestimasi bernilai US$2.230 - US$ 3.350 atau sekitar Rp 33 juta hingga Rp 50 juta. Pihak berwajib juga menyita uang tunai US$ 600 atau Rp 8,9 juta.

[Gambas:Instagram]



"Dia bekerja sebagai pramugari sejak beberapa tahun terakhir di beberapa maskapai. Gajinya lumayan besar," kata kuasa hukum Alexandra, Paul Cliff. Ia mengatakan kliennya sangat terpukul akibat PHK.

Pria yang memberi Alexandra pekerjaan tersebut masih dalam pencarian. Sejak Alexandra ditangkap, pria itu berhasil melarikan diri dan menghilangkan jejaknya.

Sebagai pembelaan, Paul Cliff mengklaim Alexandra Dobre tak pernah memiliki rekor kriminal sebelumnya. "Dia berasal dari keluarga baik-baik di Rumania. Keluarganya akan sangat terkejut bila mendengar kabar ini," kata Paul.

Namun, cerita tersebut tak berpengaruh pada keputusan pengadilan. Atas perbuatannya, Alexandra dijatuhi hukuman penjara selama 28 bulan. Ia terbukti bersalah karena kepemilikan kokain dan mempunyai niat untuk mendistribusikannya.



Simak Video "Virtual Meeting Jadi Angin Segar Bagi EO di Masa Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)