Tak Mau Di-bully, Istri Eks PM Malaysia Bayar Rp 365 Juta Buat Pasukan Siber

Hestianingsih - wolipop Jumat, 11 Sep 2020 12:52 WIB
Rosmah Mansor, wife of Malaysias former Prime Minister Najib Razak, arrives in court in Kuala Lumpur, Malaysia October 4, 2018. REUTERS/Lai Seng Sin     TPX IMAGES OF THE DAY Rosmah Mansor. Foto: REUTERS/Lai Seng Sin
Jakarta -

Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak, punya 'pasukan khusus' untuk melindunginya dari serangan para netizen di mesia sosial. Uang yang dikeluarkannya untuk membayar para 'pengawal virtual' ini pun tak sedikit, mencapai ratusan juta rupiah.

Hal itu diungkapkan mantan ajudan Rosmah Mansor di persidangan terkait kasus korupsi yang membelit Najib Razak. Ajudan bernama Rizal tersebut mengatakan bahwa Rosmah memberinya uang RM100 ribu atau sekitar Rp 356 juta per bulan untuk membayar 'pasukan' siber tersebut.

Wanita 68 tahun ini menyewa para ahli di bidang teknologi internet untuk membantunya mengelola konten di media sosial. Mereka juga bertugas melindungi Rosmah Mansor dari cyberbulying atau perundungan lewat internet.

Selain itu Rizal menyatakan bahwa dirinya diminta membentuk tim yang tugasnya khusus menyebarkan propaganda politik. Mereka juga bertanggungjawab memberikan klarifikasi ataupun sanggahan terhadap tuduhan, pernyataan dan fitnah di dunia siber yang dialamatkan pada Rosmah Mansor.

Seperti dikutip dari World of Buzz, Rizal mengatakan bahwa tugas utamanya sebagai ajudan adalah melindungi citra diri dan reputasi Rosmah di publik. Sebab sejak suaminya tersandung kasus korupsi, ia terus menerus mendapatkan kritik dan ujaran kebencian.

Rizal sendiri tergabung dalam departemen khusus bernama Kantor Ibu Negara Malaysia pada 2009. Kantor tersebut beroperasi di bawah Departemen Perdana Menteri hingga 2012.

"Di mata pegawai negeri, Rosmah punya kemampuan memengaruhi perdana menteri untuk memutasi mereka yang menentang atau berseberangan dengannya. Dengan kata lain, menempatkan pegawai di 'ruang dingin', atau memindahtugaskan ke tempat-tempat yang sangat jauh dari rumah," urai Rizal.

Namun untuk hal tersebut, Rizal mengaku hanya mendengarnya sebagai rumor. Dia sendiri tidak dapat mengklarifikasi atau memastikan kebenarannya.

Rosmah saat ini menghadapi tiga dakwaan korupsi yang diduga terjadi antara 2016 dan 2017. Dakwaan itu terkait dengan penyalahgunaan dana miliaran dolar dari Badan Investasi Negara 1MDB yang dituduhkan pada suaminya.

Namun sepanjang persidangan pada Februari 2020, Rosmah Mansor mengelak semua tuduhan yang dijatuhkan kepadanya di Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur.

(hst/hst)