Bos Fashion Dituduh Sewa Pekerja Seks untuk Perkosa Anak Kandung Sendiri

Hestianingsih - wolipop Selasa, 18 Agu 2020 13:26 WIB
BEVERLY HILLS, CA - FEBRUARY 25:  Peter Nygard (L) attends the 17th Annual Night Of 100 Stars Oscar Gala held at the Beverly Hills Hotel on February 25, 2007 in Beverly Hills, California.  (Photo by Chad Buchanan/Getty Images) *** Local Caption *** Peter Nygard Peter Nygard (Foto: AFP)
Jakarta -

Pengusaha fashion asal Kanada, Peter Nygard, dilaporkan atas dugaan pemerkosaan. Kasus ini menjadi heboh karena pelapor tidak lain adalah anak-anaknya sendiri.

Pada Minggu (16/8/2020), dua anak pendiri Nygard International itu, melayangkan laporan yang menyebutkan bahwa ayah mereka jadi otak di balik tindak pemerkosaan yang terjadi 14 tahun lalu. Dalam surat tuntutannya Peter Nygard dituduh telah menjebak mereka dengan seorang pekerja seks, untuk memperkosa anak-anak kandungnya.

Peristiwa pemerkosaan itu disebut terjadi ketika keduanya masih remaja dan dalam periode waktu berbeda. Insiden pertama terjadi pada 2004 saat anak pertama berusia 15 tahun. Kemudian 14 tahun kemudian dia diduga melakukan hal yang sama pada anak lelakinya yang lebih muda ketika dia masih berusia 14 tahun di tahun 2018.

BEVERLY HILLS, CA - FEBRUARY 25:  Peter Nygard (L) attends the 17th Annual Night Of 100 Stars Oscar Gala held at the Beverly Hills Hotel on February 25, 2007 in Beverly Hills, California.  (Photo by Chad Buchanan/Getty Images) *** Local Caption *** Peter Nygard Peter Nygard (Foto: Chad Buchanan/Getty Images)

Kedua anak Peter Nygard tersebut mengklaim bahwa mereka diperkosa oleh wanita yang sama. Mereka juga menyatakan wanita tersebut merupakan salah satu kekasih sang ayah.

Dalam dokumen laporan yang diterima Pengadilan Negeri Manhattan, pemerkosaan terjadi di beberapa rumah milik pengusaha 79 tahun tersebut. Pada salah satu kasus, Peter diduga minta bantuan pekerja seks yang juga kekasihnya tersebut, untuk membuat anak lelakinya jadi 'pria jantan'.

Lewat laporan ini, anak-anak Peter Nygard, yang identitasnya disembunyikan, ingin menuntut keadilan atas kerugian materiil maupun imateriil yang mereka alami akibat perbuatan sang ayah. Namun saat ini klaim mereka belum terbukti di pengadilan. Sementara itu pengacara Peter membantah tuduhan itu dan menuding keduanya berbohong.

"Semoga saja, pengalaman saya ini bisa membantu orang lain agar bisa mengungkap kebenaran tentang apa yang terjadi pada mereka," tutur putra Peter yang lebih tua, seperti diktip dari CBC News.

"Kami harus membuka ini. Memberi dukungan untuk orang-orang yang sudah dituduh pembohong," lanjutnya.

Peter Nygard juga dituding bahwa dia membujuk, merayu dan mengantarkan anak-anaknya dari California ke kediamannya di Winnipeg, Kanada. Disebutkan juga bahwa kedua putranya itu berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Tindakan Peter dan kekasihnya yang merupakan pekerja seks itu disebut termasuk dalam kasus pelecehan seksual Berdasarkan ketentuan di Kanada, usia legal seseorang bisa berhubungan seksual, dengan batasan konsensal, adalah 16. Sementara ketika peristiwa itu terjadi usia keduanya masih 14 dan 15 tahun.

Apa yang dilakukan Peter dikatakan telah menimblkan trauma. Sebab kala itu mereka bingung, merasa malu dan tidak terlalu paham dengan apa yang terjadi. Korban pertama, yakni anaknya yang lebih tua, menyatakan bahwa tindakan ayahnya sangat tidak beradab dan memengaruhi mentalnya sampai sekarang.

Tuduhan kedua putra atas Peter membuat pendiri pengusaha yang juga pernah jadi perancang busana ini syok. Hal itu diungkapkan pengacara Peter, Jay Prober. Dia pun bersikeras kalau tuduhan itu kebohongan belaka.

"Klien saya syok dengan semua tuduhan itu, dia bilang semuanya salah. Dia membantahnya. Kamu bisa tahu tuduhan itu hanya secara general. Detail kejadian sangat sedikit. Kenapa bisa seperti itu. Dan jelas pernyataan dari klien saya kalau peristiwa itu tak pernah terjadi," ucapnya.

Peter Nygard merupakan pengusaha dan pemimpin Nygard International, produsen pakaian wanita yang berdiri sejak 1967. Namun pria berpenampilan eksentrik ini terpaksa mundur dari jabatannya sebagai CEO setelah kantor pusatnya digeruduk polisi untuk melakukan investigasi atas tuduhan perdagangan seksual yang dilaporkan sejumlah wanita.



Simak Video "Kupas Tuntas Fashion Seo Dal Mi, Pemeran Drakor Start Up"
[Gambas:Video 20detik]
(dtg/dtg)