Katy Perry Pernah Ingin Bunuh Diri Setelah Putus dari Orlando Bloom

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 29 Jun 2020 07:38 WIB
HOLLYWOOD, CALIFORNIA - AUGUST 21: Katy Perry and Orlando Bloom attend the LA premiere of Amazons Carnival Row at TCL Chinese Theatre on August 21, 2019 in Hollywood, California. (Photo by Phillip Faraone/Getty Images) Foto: Getty Images/Phillip Faraone
Jakarta -

Katy Perry mengaku pernah ingin bunuh diri setelah putus dari Orlando Bloom pada 2017 silam. Kala itu, Katy mengalami stres berat bukan hanya karena putus cinta, namun juga penjualan albumnya yang tidak sukses.

Wanita yang kini sudah balikan dengan Orlando Bloom dan mengandung anak sang aktor mengaku bahwa saat itu dia berpikir untuk melompat bunuh diri karena penjualan albumnya kurang dari sepersepuluh dari album sebelumnya di 2013. Katy Perry mengaku kariernya mengalami kemunduran.


"Saya telah memberikan begitu banyak, dan hal tersebut menghancurkanku setengahnya. Aku putus dari pacarku yang kini akan menjadi menjadi ayah dari bayiku," ujar Katy Perry.

Katy Perry dan Orlando Bloom.Katy Perry dan Orlando Bloom. Foto: Dok. Instagram/katyperry



Penyanyi 35 tahun itu mengaku diselamatkan oleh imannya. Katy menjelaskan bahwa patah hatinya saat itu membuatnya menemukan jalan untuk bisa bangkit lagi.

"Bersyukur mungkin salah satu yang menyelamatkan hidupku karena jika aku tidak menemukan diriku aku akan berada dalam kesedihan dan kemudian hanya loncat," jelas Katy.


Katy mengaku kini berada di titik kehidupan terbaiknya setelah mengalami masalah mental selama bertahun-tahun. Pertolongan tuhan lah yang membuat pelantun Firework itu bisa kembali berpikir logis.

"Harapan selalu menjadi pilihan bagiku karena hubunganku dengan tuhan lebih besar dari diriku," ucap Katy Perry.



Simak Video "Aksi Katy Perry Berubah Jadi Stiker 'I Voted'"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)