Cerita Reporter Batalkan Siaran Soal COVID-19 Usai Alami Pelecehan Rasis

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 15 Mei 2020 11:18 WIB
Sima Kotecha Foto: dok. Twitter @SIma_kotecha
Jakarta -

Penyebaran virus corona tak hanya menimbulkan kepanikan, tapi juga memicu reaksi yang berlebihan dan penilaian rasis kepada orang-orang Asia. Seperti dialami oleh reporter ini yang mengalami pelecehan rasis saat akan menyiarkan berita.

Sima Kotecha, seorang jurnalis BBC mengungkapkan bagaimana dirinya harus membatalkan siaran langsung tentang virus Corona setelah menerima pelecehan rasis dari seorang pria, sesaat sebelum dirinya akan tampil. Sima saat itu akan mulai syuting di Leicester, Inggris untuk program berita khusus BBC untuk COVID-19 ketika seorang pria mulai meneriakkan kalimat pelecehan.

Reporter yang berasal dari Basingstoke ini memposting serangkaian tweet dan mengatakan siaran itu harus ditarik karena seorang pria meneriakkan hal-hal buruk. Insiden itu telah membuatnya terkejut dan kini dilaporkan ke polisi.

"Maaf kepada narasumber kami yang kami harus kirim pulang tanpa bisa tayang setelah saya dan tim menjadi sasaran perilaku rasis dan kasar, penghalang yang menyedihkan dari laporan untuk krisis nasional," ungkap Sima di Twitter.

"Ya, aku sangat marah," imbuhnya.

Sima Kotecha dan tim produksi alami pelecehan rasis saat syuting berita tentang COVID-19Sima Kotecha dan tim produksi alami pelecehan rasis saat syuting berita tentang COVID-19 Foto: dok. Twitter @SIma_kotecha

Laporan Sima itu seharusnya akan menjadi bagian dari program berita khusus yang disiarkan di BBC One. Namun, karena insiden perlakuan rasis dari seorang yang tak dikenal itu menyebabkan syuting dibatalkan.

Menindaklanjuti postingan Twitter dari Sima, tim pers BBC News pun membagikan pernyataan di Twitter. "Sambil bersiap untuk siaran, reporter kami, tim produksinya, dan narasumber tamu-tamunya menjadi sasaran perilaku rasis dan kasar," tulisnya

"Kami terkejut dengan apa yang terjadi dan akan melaporkan kejadian itu ke polisi. Kami tidak akan mentoleransi rasisme atau kekerasan untuk staf kami," tambahnya.



Simak Video "5 Tips Aman ala dr Reisa agar Terhindar COVID-19 Saat Terima Paket"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)