Model Inggris Dihujat Rasis Setelah Sebut Corona Sebagai Penyakit China

Kiki Oktaviani - wolipop Kamis, 26 Mar 2020 10:01 WIB
Chantelle Foreman Foto: dok. Instagram
Jakarta -

Model Inggris Chantelle Foreman dihujat setelah melontarkan kata-kata narsis terkait virus Corona di Instagramnya. Chantelle menyebut Corona sebagai penyakit China.

Tak hanya menyebut penyakit China, namun Chantelle juga menuliskan makian lain. Chantelle menyebut bahwa orang-orang China lah yang menyebarkan virus dan menginfeksi banyak orang di dunia.

Model Inggris Dihujat Rasis Setelah Sebut Corona Sebagai Penyakit ChinaFoto: dok. Instagram



"Fk the ch*nks STRAIGHT UP over populated all look alike & ruined, infecting the best of us," tulisnya lagi di Instagram.

Chantelle mendapatkan kritikan keras atas unggahannya tersebut, namun ia tetap membela diri lewat postingan lainnya. Semakin banyak menerima hujatan, Chantelle akhirnya menghapus Instagram Story-nya itu. Tak hanya itu, postingan fotonya pun kini telah dihapus.

Profil Instagramnya pun kini tidak ditemukan lagi. Dalam profil sebelumnya, Chantelle menyebut bahwa dia pernah menjadi finalis di beberapa kontes kecantikan. Di antaranya adalah finalis Miss Swimsuit UK finalist dan grand finalist untuk Miss Midland UK.


Setelah kontroversi yang ia buat, Miss Midland UK menyangkan dan meminta maaf karena kerasisan Chantelle. Pihak kontes kecantikan tersebut memberikan pernyataan resmi bahwa pihaknya akan menghapus profil Chantelle di website mereka. Tampaknya Miss Midland UK tak lagi mengakui kemenangan Chantelle sebagai grand finalis.



Simak Video "Resepsi Nikah Ditunda karena Corona, Gimana Vendor Fotografi Menyikapinya?"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)