Cerita Fashion Blogger Diana Rikasari yang Hadapi Virus Corona di Swiss

Gresnia Arela Febriani - wolipop Minggu, 15 Mar 2020 13:22 WIB
diana rikasari Diana Rikasari. Foto: Dok. Instagram @dianarikasari.
Jakarta -

Virus corona COVID-19 yang menyerang bagian pernafasan ini telah menyebar di berbagai negara, termasuk Swiss yang kini jadi tempat tinggal fashion blogger Diana Rikasari. Apalagi Swiss yang berbatasan langsung dengan Italia, negara dengan korban virus Corona terbanyak setelah China. Saat ini ada 1.359 orang yang dinyatakan positif terkena virus Corona di Swiss.

Diana Rikasari pun berbagi kisah mengenai penanganan virus Corona di Swiss. Diana bersyukur karena pemerintah Swiss cukup sigap dalam mengambil keputusan untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"D isini pemerintah mengambil keputusan yang menurut aku cukup sigap dan cepat. Per Jumat kemarin, sudah ditetapkan bahwa sekolah, bioskop, teater, gym, pusat olahraga, club, harus tutup sampai dengan 30 April. Restoran masih buka namun dibatasi jumlah orang di dalam total hanya boleh maksimum 50 orang. Namun beberapa restoran ada yang sudah memilih untuk tutup. Supermarket dan apotek buka," ungkap Diana saat berbincang dengan Wolipop, Sabtu (14/3/2020).



Blogger yang juga dikenal sebagai pemilik merek sepatu Up itu menambahkan demi mencegah penyebaran virus Corona, banyak perusahaan di Swiss yang menerapkan kebijakan work from home, termasuk kantor tempat suaminya bekerja. Mereka juga menerapkan social distancing atau membatasi interaksi sosial dengan orang lain.

Meski melakukan social distancing, kata Diana, masih banyak warga Swiss yang tetap bisa pergi piknik. "Masih ada banyak orang yang memilih untuk tetap pergi piknik di pinggir danau, hiking atau sekedar outing ke atas gunung karena dengan aktivitas-aktivitaa seperti ini kami tetap masih bisa social distancing mengingat tempat-tempat alam seperti ini tidak ramai," kata Diana yang tinggal di kota Lausanne, Swiss itu.

Cerita Fashion Blogger Diana Rikasari yang Hadapi Virus Corona di SwissFoto: Instgram @dianarikasari

Dalam rangka mencegah penyebaran vvirus Corona, kata Diana, para orangtua di Lausanne lebih memilih untuk menitipkan anak-anak mereka di daycare. Hal itu dilakukan agar anak-anak tidak berinteraksi dengan orang dewasa atau lansia.

"Beberapa daycare masih buka dengan pemikiran bahwa lebih aman menitipkan balita ke daycare ketimbang orangtua menitipkan balitanya ke kakek dan neneknya, karena orang tua di atas 60 tahun harus benar-benar self-quarantine agar tidak terkena virus dari keluarganya," ucap Diana.

[Gambas:Instagram]



Ibu dari dua anak ini menuturkan jika situasi kota tempat tinggalnya cukup kondusif dalam menghadapi virus corona. Warga mentaati kebijakan dari pemerintah. Kota Lausanne pun jadi terasa sangat sepi.

Diana menambahkan menyebarnya virus corona juga menyebabkan banyak acara batal. Termasuk acara di mana dia seharusnya didapuk sebagai pembicara.

"Harusnya menjadi pembicara di acara Creative Mornings, Lausanne hari Jumat depan, namun acaranya juga dibatalkan," ungkap Diana.




Simak Video "Ilmuwan Ungkap Cara Paling Aman Bercinta di Tengah Pandemi"
[Gambas:Video 20detik]
(gaf/eny)