YouTuber Ini Panen Hujatan karena Bikin Prank Virus Corona di Mall

Vina Oktiani - wolipop Kamis, 06 Feb 2020 12:02 WIB
Virus corona jenis baru telah menyebar di Wuhan, China. Warga pun memakai masker untuk mengantisipasi penyeberan virus tersebut. Foto: AP Photo
Jakarta -

Virus Corona kini jadi salah satu penyakit yang mematikan dan menyita perhatian dunia. Virus yang berasal dari kota Wuhan, China ini sudah menyebar hingga ke puluhan negara lainnya sehingga membuat masyarakat was-was. Oleh karena itu jangan pernah bermain-main atau menggunakan virus corona ini sebagai bahan candaan jika kamu tidak ingin panen hujatan seperti yang terjadi pada pria Filipina ini.

Entah apa yang ada di pikiran pria bernama Marlon De Vera saat memutuskan untuk melakukan aksi nekat yang sangat tidak terpuji itu. Pria yang lebih dikenal sebagai Uragon Vlogger ini membuat video prank dengan berpura-pura terkena virus Corona. Pranknya tersebut dilakukan di sebuah mall di kota Legazpi.

[Gambas:Youtube]

Dalam videonya yang viral tersebut, terlihat jelas vlogger berusia 43 tahun itu mengenakan setelan kaus putih dan celana hitam lengkap dengan masker penutup wajah berwarna hitam. Saat berjalan di depan pintu mall, pria tersebut tiba-tiba jatuh dan dan kejang-kejang. Dia beraksi seolah-olah seperti orang yang terinfeksi virus corona. Hal ini sontak menyita perhatian orang-orang yang berada di sana. Namun aksinya itu tidak berlangsung lama karena beberapa menit kemudian dia kembali bangun dan melakukan beberapa gerakan-gerakan peregangan untuk memperlihatkan bahwa dirinya baik-baik saja.

YouTuber Ini Panen Hujatan karena Bikin Prank Virus Corona di MallFoto: Youtube Uragon Vlogger

Video prank yang diunggah ke channel YouTube pada pekan kemarin itu pun mengundang kemarahan netizen. Mereka menghujat De Vera dan meminta pihak kepolisian menindak vlogger yang subscribernya di YouTube berjumlah 20 ribuan itu.

YouTuber Ini Panen Hujatan karena Bikin Prank Virus Corona di MallFoto: Youtube Uragon Vlogger

Merasa bersalah karena tindakannya tersebut, De Vera lantas membuat video singkat yang berisi permintaan maafnya. Dalam video yang diunggah pada Senin (3/2/2020) di channel YouTubenya tersebut De Vera mengatakan, "Saya membuat kesalahan dan sekarang saya merasa takut karena saya tidak menyangka akan mendapatkan masalah sebanyak ini. Saya berharap kamu dapat memaafkan saya. Ini adalah pembelajaran buat saya dan untuk manajemen mall, saya berharap kamu bisa memaafkan saya."

Beruntungnya De Vera karena setelah kejadian tersebut, pihak kepolisian dari Albay Police Provincial Office, Dexter Panganiban tidak menindaklanjuti kasusnya. Hal itu karena pihak mall juga memutuskan untuk tidak mengajukan tuntutan padanya setelah melihat video permintaan maaf dari De Vera. Walaupun demikian, pihak kepolisian memperingatkan De Vera untuk tidak lagi melakukan prank tidak terpuji serupa hanya demi mendapatkan jumlah likes dan viewers yang banyak di media sosial. Prank ini bisa saja menimbulkan skandal publik yang serius dan orang yang melakukannya bukan tidak mungkin akan mendapatkan hukuman.



Simak Video "Tahu Nggak Sih? Ini Daya Tahan Virus Corona di Berbagai Benda"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)