Pengakuan Seorang Wanita yang Menyesal Jadi Pria Transgender

Kiki Oktaviani - wolipop Selasa, 03 Des 2019 10:25 WIB
Foto: dok. Youtube Foto: dok. Youtube

Jakarta - Seorang wanita bernama Debbie Karemer membagikan cerita penyesalannya yang berubah menjadi pria transgender 17 tahun silam. Debbie mengklaim bahwa seharusnya dokter tidak menyetujui operasi perubahan kelaminnya.

Wanita 61 tahun itu mengaku kebingungan dengan identitas seksualnya selama bertahun-tahun. Dia membenci tubuhnya, bahkan pernah berpikir untuk menggunting payudaranya.



Di 2002 saat usianya 44 tahun, wanita asal Inggris itu menonton sebuah program TV dimana dihadirkan pria dan wanita transgender. Pada saat itu, Debbie merasa bahwa dirinya adalah seorang transgender.

"Mereka (para transgender) terlihat percaya diri dengan tubuh mereka dan tampak diterima. Itu semua yang aku inginkan," ujar Debbie, seperti dikutip Daily Mail.

"Selama bertahun-tahun aku merasa tidak hidup di tubuhku sendiri dan membenci setiap momennya," tambah Debbie.

Setelah tayangan tersebut, selama berminggu-minggu, Debbie mencari tentang mengubah diri dari wanita ke pria. Setelah itu, dia mulai suntik hormon testosteron. Tiga bulan setelahnya, Debbie mulai mengangkat payudaranya.

Dia pun dengan percaya diri mengubah nama menjadi Lee. Di 2004, Debbie mengangkat rahim, indung telur, dan saluran tuba. Hingga berlanjut ke pembuatan penis yang diambil dari lemak dan kulit di sekitar lengannya.

Di 2013, bagian yang paling ekstrem dilakukan yakni operasi ganti kelamin. Sebelum dan sesudah operasi pergantian kelamin, Debbie merasa sangat nyaman.



"Pada saat itu aku merasa apa yang aku lakukan sudah benar dan benar-benar senang akhirnya terjadi juga momen tersebut," ucap Debbie.

Namun tak lama dari itu, Debbie menyadari bahwa menjadi pria transgender adalah keputusan yang salah. Dia menyadari bahwa ketidak nyamanannya dengan tubuhnya karena trauma masa kecilnya karena mendapatkan kekerasan dari ayahnya.

"Aku trauma dengan apa yang terjadi di hidupku dan menjadi transgender adalah diagnosa yang salah," ungkap Debbie.

Debbie berpikir bahwa menjadi pria membuatnya jadi lebih percaya diri. "Sekarang aku menyadari bahwa jika tidak memiliki vagina, aku tidak akan bisa diperkosa," curhatnya.



Simak Video "Wow! Model Transgender Ini Jadi Cover Majalah Playboy Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)