Menyayat Hati, Cerita Viral Wanita Ungkap Hal Menyakitkan dan Emosional

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 15 Nov 2019 08:05 WIB
Foto: Dok. iStock Foto: Dok. iStock

Jakarta - Hidup tak selalu berjalan dengan indah, karena ada saja kejadian sedih menyakitkan yang mengiringi. Seperti dialami oleh wanita ini yang jadi viral setelah menceritakan kisah sedihnya.

Belum lama ini seorang wanita anonim membagikan kisah hidup menyakitkan yang dialaminya di Quora, sebuah platform tanya jawab. Kisahnya itu pun jadi viral setelah dibagikan oleh pengguna Twitter @bonkymilitia.

Pada postingan yang telah disukai 9 ribu lebih itu, wanita ini mengungkapkan beberapa hal pahit, paling menyakitkan secara emosional yang ia alami selama hidupnya. Salah satunya adalah semasa kecilnya yang tak memiliki televisi. Ia pun harus bayar Rp 2.000 untuk menonton acara televisi kesukaannya di tempat kakak sepupunya.

"Tapi dulu uang saku saya hanya Rp 3.000, ongkos angkot Rp 2.000 pp, akhirnya saya berjalan kaki setiap hari pulang pergi ke sekolah," tulisnya.

"Tapi bukan itu yang membuat emosi saya sakit, setiap kali menonton setelah membayar pun kakak sepupu saya tidak inisiatif menyetel tv-nya, kadang dengan sengaja berpura-pura lupa hingga waktu tayangnya tinggal 15 menit lagi, saya pun dengan bodohnya hanya menunggu di depan tv mati," imbuhnya.



Wanita ini juga harus berhadapan dengan anak kakak sepupunya yang hiperaktif, sehingga ketika ia menonton televisi dirinya harus rela dipukuli hingga dijambak. Tak hanya itu, ia pun pernah mencium kaki kakak sepupunya demi menonton tayangan Meteor Garden kesukaannya secara gratis.

Permasalahan ekonomi yang menghimpitnya membuat ia dan keluarga tinggal bersama pamannya di rumah peninggalan sang kakak. Ia pun bercerita bahwa pamannya adalah orang terjahat yang pernah ia temui. Kondisi rumah yang hanya memiliki satu kamar mandi untuk dua keluarga ini membuat pamannya selalu mendobrak menerobos masuk saat ia sedang berada di dalam kamar mandi.

"Saat itu saya duduk di bangku SMA, dia selalu mendobrak pintu dengan dalih tidak kuat menahan kencing dan dia selalu berkata bahwa tidak ada yang akan tertarik dengan tubuh saya sembari dia melihat tubuh telanjang saya," ceritanya.

"Hal ini sering dia lakukan dan dia mengajari semua orang di rumah itu untuk melakukan hal yang sama, saat itu saya sangat takut mandi dan saya mandi selalu tengah malam saat semua orang tidur. Semua orang di rumah tidak ada yang berani menegurnya dan saya terlalu tolol untuk diam saja," lanjutnya.

Kejadian-kejadian tak menyenangkan yang membuat sakit hati dan emosi pun terus dihadapi oleh wanita ini. Di usia yang masih remaja, ibunya kabur demi pacar yang lebih muda dan meninggalkannya bersama dua adik.

Pamannya pun mencabut saluran listrik ke kamarnya, karena tidak mampu membayar iuran listrik. Padahal saat itu ia tengah menghadapi ujian nasional. Hal tersebut pun membuat dirinya hanya memiliki waktu siang hari untuk belajar, karena malam hari gelap gulita.

"Di samping itu saya tidak bisa makan dan selalu berjalan kaki ke sekolah karena tidak ada uang saku. Terkadang saya mencuri di kantin sekolah karena terlalu lapar sangat menyakitkan secara emosional," pengakuannya.



Wanita ini juga mendapatkan bullying dari teman-teman di sekolahnya. Semua teman laki-laki di kelasnya bahkan tidak mau bersentuhan dengannya. Gurunya yang mengetahui bullying tersebut pun hanya diam saja, dan sesekali tertawa melihat dirinya ditindas.

"Masih banyak lagi peristiwa yang membuat emosional saya lelah dan sakit, dan terkadang di luar akal sehat. Terkadang saya berpikir, kenapa hidup saya seperti sinetron?," ungkapnya.

Meskipun wanita ini menjelaskan bahwa kehidupannya sekarang sudah jauh lebih baik, banyak netizen menangis membaca ceritanya. Tak sedikit dari mereka kagum atas sosoknya karena telah menjadi pribadi yang kuat dalam menghadapi masalah hidup yang menyakitkan.

"This makes me cry so hard god 💔 :(," tulis netizen yang mengaku menangis membaca kisahnya.

"Hay mbak anonim, terima kasih banyak karena sudah menjadi pribadi yang kuat dan memilih tetap hidup di balik hikmah hidup yang kamu jalani yang bahkan saya sendiri merasa tidak akan bisa bertahan. Terima kasih juga karena sudah yakin bahwa akan ada kehidupan yang lebih bahagia yang menanti," komentar netizen.



Simak Video "Sebuah Pengakuan Seorang Cross Hijaber"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/agm)