Cerita Franka Franklin, Istri Mendikbud Soal Makna Perhiasan Baginya

Anggi Mayasari - wolipop Kamis, 31 Okt 2019 07:16 WIB
Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Anggi Mayasari/Wolipop Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Anggi Mayasari/Wolipop

Jakarta - Bagi Franka Franklin, perhiasan bukan sekedar aksesori. Istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim ini pun mengungkapkan bahwa perhiasan adalah salah satu bentuk ekspresi.

Franka menyebutkan perhiasan menunjukkan ekspresi dirinya pada saat ia memakainya. Wanita yang merupakan salah satu pendiri brand perhiasan Tulola ini pun mengakui pemakaian perhiasan melambangkan perasaannya.



"Mungkin kalau buat aku personally ya, perhiasan adalah salah satu bentuk ekspresi yang sudah dibuat oleh seorang artis dan aku mempunyai kesempatan untuk mengekspresikan diriku sendiri pada saat aku memakainya, dan perasaan itu bisa keluar melalui perhiasan itu juga," kata Franka saat ditemui di acara pembukaan store Tulola Jewelry di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

Franka Franklin cerita tentang perhiasanFranka Franklin cerita tentang perhiasan Foto: Anggi Mayasari/Wolipop


Franka sendiri sebenarnya tidak terlalu sering memakai perhiasan karena pilihan bajunya yang simpel. Ia hanya mengenakan perhiasan di acara-acara tertentu, seperti mengenakan anting bertuliskan 'Tanah Air' saat pelantikan suaminya menjadi menteri. Perhiasan yang dikenakannya itu pun memiliki simbol tersendiri.



"Pada saat saya memakai sesuatu itu harus membuat suatu perasaan yang lagi dirasakan itu keluar. Contohnya pada saat saya memakai anting yang ada Tanah Air, karena itu memang sudah satu rasa dengan apa yang terjadi di hari itu," ujar Franka.

"Kalau saya sih sebenarnya nggak terlalu setiap hari harus pakai perhiasan tapi, pada saat saya ada acara sesuatu yang agak spesial, saya selalu ingin pakai yang pertama saya cari biasanya anting sih, kalau nggak anting baru habis itu ke cincin, yang gampang tiap hari langsung pakai gitu aja sih," ceritanya.

Franka Franklin jadi salah satu pendiri perhiasan Tulola Jewelry, bersama dengan pendiri lainnya, Happy Salma dan Dewi Sri Luce RusnaFranka Franklin jadi salah satu pendiri perhiasan Tulola Jewelry, bersama dengan pendiri lainnya, Happy Salma dan Dewi Sri Luce Rusna Foto: Palevi S/detikFoto


Franka sendiri memang belakangan sibuk mengurusi merek perhiasan lokal Tulola Jewelry. Eksis sejak 2007, Tulola yang berbasis di Bali didirikan oleh Happy Salma dan Dewi Sri Luce Rusna. Franka Franklin sendiri baru bergabung dengan Tulola sejak 2016 untuk memantapkan profil merek perhiasan bergaya etnik tersebut dari segi bisnis.

Melanjutkan perjalanannya, Tulola Jewelry kini hadir di Plaza Indonesia. Kecintaan akan Tanah Air, kekaguman akan budaya Indonesia yang kaya raya, dan kerinduan bagaimana masa kini dan masa lampau menjadi satu kesatuan yang tak terpisahkan jadi karya yang ingin ditonjolkan oleh Tulola.

Simak Video "Mantap! Limbah Paralon Disulap Jadi Miniatur Kereta"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)