Cara Franka Franklin Bagi Waktu Jadi Pebisnis Perhiasan dan Istri Menteri

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 30 Okt 2019 15:50 WIB
Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Palevi S/detikFoto Franka Franklin, istri Mendikbud Nadiem Makarim. Foto: Palevi S/detikFoto

Jakarta - Sebelum menjabat sebagai istri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Franka Franklin adalah seorang wanita karier. Istri Nadiem Makarim ini pun merupakan salah satu pendiri brand perhiasan Tulola.

Kesibukan Franka pun beragam mulai dari kegiatan bisnis hingga turut serta mendampingi sang suami di kegiatan kenegaraan. Lalu, bagaimana cara Franka mengatur urusan bisnis, rumah tangga, dan kegiatan sebagai istri Mendikbud?



"Saya yakin sebenarnya bisa bagi waktunya, karena seperti yang saya cerita juga bahwa di Tulola kita sudah banyak sekali tim-tim yang solid di dalamnya, saya juga di dalam Tulola itu ada dua atau tiga yang level manage-nya cukup tinggi saya yakin kesehariannya itu juga bisa dijalankan oleh mereka. Mungkin saya nggak setiap hari nantinya harus ada di dalam kantor," kata Franka saat ditemui di acara pembukaan Tulola Store di Plaza Indonesia, Jakarta Pusat, Rabu (30/10/2019).

Franka Franklin di pembukaan toko perhiasan TulolaFranka Franklin di pembukaan toko perhiasan Tulola Foto: Anggi Mayasari/Wolipop


Usaha yang dijalani Franka sejak 2016 ini pun didukung penuh oleh Nadiem. Sejak menikah, CEO Gojek ini selalu mendukung apapun karier yang digemari Franka.

"Dari saya kenal Nadiem 12 tahun lalu sampai sekarang, dia sangat support untuk semua wanita terutama untuk ngikutin apa sih yang kalian mau. Dan itu salah satu yang membuat saya menghargai dia sebagai pasangan," jelas Franka.

Franka sendiri memang belakangan sibuk mengurusi merek perhiasan lokal Tulola Jewelry. Eksis sejak 2007, Tulola yang berbasis di Bali didirikan oleh Happy Salma dan Dewi Sri Luce Rusna. Franka Franklin sendiri baru bergabung dengan Tulola sejak 2016 untuk memantapkan profil merek perhiasan bergaya etnik tersebut dari segi bisnis.

"Aku yang lebih banyak memikirkan strategi bisnisnya ini mau bergerak seperti apa, kedua aku yang ngejalani operasional seluruh toko dan bisnis sehari-hari, aku juga yang mengerjakan lebih ke bagian semua yang urusannya angka, istilahnya yang non kreatif juga di bawah aku. Jadi lebih ke operasional, dan menjaga supaya kita nggak cuma berkarya tapi sebagai bisnis kita itu sustainable," kata Franka.



Simak Video "Sekarang Menicure dan Pedicure Bisa Pakai Kacamata VR Lho!"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)