Foto Istri Hadir di Wisuda Mendiang Suami Viral, Ada Cerita Haru di Baliknya

Anggi Mayasari - wolipop Minggu, 13 Okt 2019 19:02 WIB
Foto: dok. Twitter Foto: dok. Twitter

Malaysia - Baru-baru ini sebuah cerita menyentuh yang dilakukan seorang wanita di Malaysia jadi viral. Kehadiran wanita yang menggantikan suaminya yang telah meninggal di wisuda kelulusan ini pun membuat netizen merasa terharu.

Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin berhasil menyelesaikan pendidikan masternya di Kommunikasi Massa Universitas Teknologi Mara (UiTM), Malaysia. Sayangnya, Syed meninggal sebelum ia dapat menghadiri dan menerima gelar master-nya dalam acara wisuda kelulusan.

Seperti dilaporkan mStar sebagai gantinya, janda almarhum, Nor Aziah Yahaya, yang naik ke atas panggung dan menerima tanda kelulusan atas namanya sambil berusaha menahan air matanya sepanjang acara wisuda. Sebuah foto almarhum suaminya ditampilkan di layar saat dia berjalan di panggung sebagai tanda penghormatan, memicu belasungkawa dan doa dari mereka yang hadir.

Foto Istri Hadir di Wisuda Mendiang Suami Viral, Ada Cerita Haru di BaliknyaFoto: dok. Twitter

Salah satu peserta wisuda berbagi momen di Twitter tentang bagaimana musik gamelan tradisional yang tiba-tiba berhenti ketika Nor naik panggung. Nor terlihat berbeda dari peserta wisuda yang lain karena ia naik ke panggung tak mengenakan jubah kelulusan.

"Waktu wisuda ada seorang wanita naik ke panggung tak memakai jubah kelulusan dan musik gamelan tiba-tiba berhenti. Rupanya ia mengambil untuk almarhum suaminya yang meninggal Januari 2019 karena kanker limfoma 😢 kita bacakan al Fatihah," cuitnya yang telah disukai 12 ribu lebih itu.

Postingan itu pun jadi viral setelah dibanjiri komentar haru dari netizen. Pada awalnya Nor Azizah mengaku merasa ragu untuk menghadiri upacara kelulusan. Ia mengungkapkan takut jika dirinya tidak bisa mengendalikan emosi.

Mulanya direncanakan untuk putra mereka yang berusia 12 tahun untuk naik ke atas panggung dan menerima gulungan surat kelulusan itu atas nama mendiang ayahnya, tetapi prosedur upacara hanya memungkinkan mereka yang berusia di atas 18 tahun untuk menjadi perwakilan. Ibu empat anak ini pun tidak pasti untuk menghadiri dan akan melewatkan upacara wisuda dengan hanya mengambil surat kelulusan suaminya dari kantor sekolah pascasarjana.

Namun, Nor berubah pikiran setelah memikirkan semua kerja keras dan pengabdian almarhum suaminya untuk menyelesaikan gelar master. "Ketika saya memikirkan semua pergumulan yang dialami oleh almarhum suami saya selama 3 tahun, meraih master-nya dan bekerja penuh waktu pada saat yang sama, saya menemukan keberanian untuk naik ke panggung," ungkap Nor kepada mStar

"Saya harus melakukannya demi anak-anak kita dan untuk memberi mereka motivasi dan kenangan abadi tentang ayah mereka yang mencari ilmu bahkan di akhir hidupnya," imbuhnya.

Almarhum lulusan, Syed Shahfuddin Syed Zainal Abidin meninggal dunia pada 12 Januari 2019, hanya 4 hari setelah didiagnosis menderita kanker limfoma stadium 4. Syed tidak pernah tahu bahwa dia menderita kanker sampai pengobatannya terlambat.




Simak Video "Sebuah Pengakuan Seorang Cross Hijaber"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/kik)