Kata Wanita yang Viral Usai Alami Pelecehan Seksual di Lampu Merah Bekasi

Anggi Mayasari - wolipop Jumat, 06 Sep 2019 07:02 WIB
Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono Ilustrasi. Foto: Edi Wahyono

Bekasi - Baru-baru ini pelecehan terhadap wanita di ruang publik kembali terjadi. Wanita bernama Hana jadi viral setelah menceritakan kisahnya yang mengalami pelecehan verbal oleh seorang pria yang tak dikenal saat motornya berhenti di lampu merah Revo Town (Bekasi Square), Selasa (3/9/2019) sore.

Wanita yang akrab disapa Nae ini menceritakan bahwa saat insiden tersebut terjadi dirinya berhijab, memakai jaket lengkap dengan masker, sarung tangan dan kaus kaki, hingga kaca helm gelap. Namun, saat Nae berhenti di lampu merah Revo Town (Bekasi Square) ada seorang pengendara motor lain di sebelahnya yang sedang bertelepon. Nae pun mendengar sangat jelas bahwa pengendara pria tersebut membicarakan organ intimnya.

"Dia teriak-teriakan sangat jelas Nae dengar lebih kurangnya kayak gini 'aduh sob cewek di samping gue aroma M (dikejadian dia ngomongnya frontal nggak disingkat atau apa) nya kecium banget, aduh-aduh mantep nih cewek samping gue, kayanya dia keputihan deh kentel-kentel gitu aromanya bisa gue cium'. Jujur disitu awalnya takut dan nggak mau gubris orang ini," cerita Nae di Instastoriesnya.



Nae kemudian memilih mencari aman dengan memindahkan motornya, namun si pengendara pria itu masih mengikutinya. Pengendara tersebut pun masih melanjutkan obrolan di teleponnya dan masih membicarakan organ intim Nae. Hingga akhirnya, wanita berhijab ini pun memberanikan diri untuk menegur dan merekam aksi pelecehan yang dilakukan pengendara pria tersebut.

"Lebih kayak gimana ya, kayak aku mikir keras gitu 'ini orang jangankan liat badan gue, bahkan liat kuku gue aja dia enggak, tapi kok dia bisa ya begini ke gue'. Selama aku mikir gitu dia kan non stop nyerocos nggak sopan di samping aku," cerita Nae saat dihubungi Wolipop, Kamis (5/9/2019).

"Disitu emosi aku benar-benar kayak ngeluap banget, sangat-sangat ingin cabut kunci motornya dan aku lempar jauh gitu. Tapi aku mikir 'ini jalanan ramai, kalo gue lakuin hal itu kasian pengendara lain ikut kena imbasnya karena pasti kan bikin macet'," imbuhnya.

Nae mengaku sangat takut saat mengalami pelecehan itu. Perasaannya bercampur aduk antara takut, emosi, dan malu yang menjadi satu. Namun, setelah menegur dan memvideokan pelaku, Nae langsung mengemudikan kendaraannya dengan kencang. Beruntungnya pelaku tak mengikuti Nae.

"Sebenernya ada sedikit percakapan yang nggak masuk di video itu, kurang lebihnya gini 'Kenapa kamu? Gak laku kamu? Sampai kamu kaya gitu?'. Terus dia jawab 'saya udah nikah, udah punya istri'. Terus pas tanda lampu merah 5 detik lagi aku sempet nengok dan nunjuk ke dia 'nggak malu lo kayak gitu? Kelainan psikis lo!'" papar Nae.

"Nah dari situ aku nggak nengok lagi ke belakang, jujur langsung ngebut tapi tetap liat spion trus sepanjang jalan, alhamdulillah dia nggak ada. Jujur aku malu juga sama pengendara sekitar, takutnya mereka udah nething (negative thinking) aja ke aku karena kadang kan mereka mungkin cuma lihat aku keluarin hp tapi nggak tau atau dengar apa yang sebenarnya terjadi," tambahnya.



Nae menambahkan bahwa dirinya belum kepikiran untuk melaporkan insiden pelecehan yang dialaminya ke polisi. Ia pun mengungkapkan bahwa tujuan dirinya berbagi kisah di Instagram agar wanita lain lebih peduli dan berharap orang lain yang melihat kejadian seperti itu bisa lebih respek lagi.

"Tujuan bikin video nggak ada juga karena itu refleks aja, dan jujur aku posting di IG aja kemarin tujuannya buat perempuan pada lebih aware dan semoga orang-orang di sekitar yang ngelihat kejadian kayak gitu lebih respect lagi, saya juga nggak tahu kalau ternyata seviral ini di Twitter," ujar Nae.



Simak Video "Hebring! Tangan dan Leher Ibu Ini Digelendoti Emas 3 Kg"
[Gambas:Video 20detik]
(agm/eny)