Masuk Toilet Wanita, Transgender Ini Ditangkap Polisi

Hestianingsih - wolipop Senin, 19 Agu 2019 12:30 WIB
Foto: Dok. Elite Readers Foto: Dok. Elite Readers

Quezon - Gretchen Diez hanya ingin menggunakan toilet untuk buang air kecil di sebuah pusat perbelanjaan di Filipina. Tapi nasibnya berakhir miris. Ia mendapat perlakuan diskriminatif yang membuatnya berurusan dengan hukum.

Kisahnya terjadi belum lama ini, tepatnya pada Selasa (13/8/2019) waktu setempat. Seperti dilansir Rappler, Gretchen yang seorang wanita transgender, saat itu hendak masuk ke toilet wanita, di mall Farmers Plaza, Quezon.

Namun langkahnya dihentikan oleh petugas kebersihan. Gretchen dilarang masuk toilet wanita dan menyuruhnya menggunakan toilet khusus pria. Merasa didiskriminasi, ia pun protes dan merekam insiden tersebut untuk disiarkan di Facebook.

Masuk Toilet Wanita, Transgender Ini Ditangkap PolisiFoto: Facebook

Petugas kebersihan bernama Chayra Ganal itu lalu mengancam akan menuntut Gretchen sambil berusaha merebut ponsel yang digunakannya untuk merekam. Insiden itu juga diwarnai dengan beauty shaming, Chayra menyebut Ganal dengan 'tidak cantik' dan masih 'punya penis'.

Di tengah keributan datang seorang petugas keamanan dan mengintimidasi Gretchen agar berhenti merekam. Belum cukup sampai di situ, polisi pun merangsek ke toilet dan memborgol kedua tangan transgender 28 tahun itu, sebelum dibawa ke kantor polisi.

Beberapa jam ditahan, Grecthen akhirnya dibebaskan, setelah Chayra mencabut tuntutannya. Sang petugas kebersihan juga melayangkan surat permintaan maaf, karena dihujani kritik dari publik dan netizen.
Masuk Toilet Wanita, Transgender Ini Ditangkap PolisiFoto: Facebook


Araneta Center, pihak pengelola mall pun mengeluarkan pernyataan minta maaf secara tertulis, menyesalkan tindakan salah satu karyawannya. Tidak hanya kepada Gretchen, Araneta Center juga minta maaf kepada komunitas LGBT dan masyarakat secara umum.

Gretchen pun menerima permohonan maaf Chayra dan Araneta Center, namun akan tetap melayangkan komplain terhadap pihak manajemen mall, agensi layanan sanitasi dan agensi keamanan karena insiden pemborgolan. Alasannya, agar keadilan tetap ditegakkan.

"Aku harus menjadi contoh tentang pengampunan. Permintaan maaf diterima, aku tahu bahwa mereka sudah mengakui kesalahan tapi keadilan tetap harus ditegakkan," ujar Gretchen, dilansir Elite Readers.

Simak Video "Hebring! Tangan dan Leher Ibu Ini Digelendoti Emas 3 Kg"
[Gambas:Video 20detik]
(hst/hst)