Viral, Potret Miris Gajah Kelaparan Bertubuh Sangat Kurus Ditutupi Kostum

Vina Oktiani - wolipop Rabu, 14 Agu 2019 14:43 WIB
Gajah bernama Tikiri berusia 70 tahun ini sangat kurus dan rapuh. Foto: Dok. Metro/Lek Chailert Gajah bernama Tikiri berusia 70 tahun ini sangat kurus dan rapuh. Foto: Dok. Metro/Lek Chailert

Jakarta - Melihat gajah dalam sebuah festival merupakan hal yang sangat biasa. Gajah digambarkan dengan sosok hewan yang besar dan gendut. Tetapi berbeda dengan gajah yang satu ini. Gajah bernama Tikiri yang berusia 70 tahun ini memiliki kondisi sangat miris. Sang gajah sangat kurus dan rapuh.

Tikiri ditemukan oleh Lek Chailert, pemilik yayasan penyelamat gajah saat mengisi sebuah parade malam. Saat itu, Tikiri menggunakan kostum jubah yang menutupi seluruh badan dan kepalanya, sehingga tidak ada orang yang menyadari tangisan di mata gajah malang ini.

Viral, Potret Miris Gajah Kelaparan Bertubuh Sangat Kurus Ditutupi KostumFoto: Dok. Metro/Lek Chailert

Lek Chailert mengatakan bahwa Tikiri adalah salah satu dari 60 gajah yang dipaksa untuk bekerja pada 10 malam berturut-turut pada Esala Parahera, sebuah festival Buddha di Kandy, Sri Lanka. Pemilik yayasan penyelamat gajah di Thailand ini juga mengatakan bahwa Tikiri terlihat berjalan dengan sangat lambat melewati keramaian dalam festival tersebut.


Chailert juga menuliskan dalam unggahannya pada World Elephant Day yang kini viral, bahwa Tikiri terlihat mengikuti parade dari sore hari hingga larut malam selama 10 hari berturut-turut dengan dikelilingi kebisingan, kembang api, dan asap. Gajah malang ini juga harus berjalan berkilo-kilo meter setiap malam agar orang-orang merasa terbekati selama perayaan berlangsung.
Viral, Potret Miris Gajah Kelaparan Bertubuh Sangat Kurus Ditutupi KostumFoto: Dok. Metro/Lek Chailert

"Untuk sebuah upacara, semua memiliki hak untuk berkeyakinan selama kepercayaan itu tidak mengganggu atau merugikan orang lain," tulis Chailert.

"Bagaimana kita dapat menyebut ini sebagai berkat, atau sesuatu yang suci, jika kita membuat hidup orang lain menderita? Hari ini adalah Hari Gajah Sedunia. Kita tidak dapat membawa dunia yang damai kepada gajah jika kita masih berpikir bahwa gambar ini dapat diterima," tambahnya.

Terakhir, Chailert menuliskan pesan, "Mencintai, tidak menyakiti, mengikuti jalan kebaikan dan kasih sayang, ini adalah Jalan Buddha. Sudah waktunya untuk mengikuti."


Setelah foto gajah malang itu viral, juru bicara dari Sacred Tooth Relic, kuil Buddha yang menjadi tuan rumah dari festival tersebut pun turut angkat bicara. Dirinya mengatakan kepada Metro.co.uk bahwa mereka selalu peduli dengan binatang-binatang dan mengatakan bahwa Tikiri sudah diperiksa oleh seorang dokter gajah.

Simak Video "YG Entertainment Luncurkan Brand Kosmetik di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(vio/eny)