Viral Pria Bungkus Anak di Kantong Plastik Seberangi Sungai, Alasannya Haru

Anggi Mayasari - wolipop Selasa, 25 Jun 2019 14:05 WIB
Foto: Istimewa Foto: Istimewa

Huoi Ha - Setiap orangtua tentu akan berusaha keras untuk memastikan buah hatinya mendapatkan kehidupan dan pendidikan yang layak. Seperti dilakukan oleh beberapa orangtua di Vietnam ini yang setiap hari memasukkan anak-anak mereka ke dalam kantong plastik dan seorang pria yang membawa anak-anak menyebrang sungai ke sekolah.

Demi anak-anak dapat pergi ke sekolah dengan keadaan kering, mereka dimasukkan ke dalam kantong plastik nilon dan menyebrangi sungai. Seperti dilansir WorldofBuzz, berkat sebuah postingan oleh Siakapkeli, foto-foto seorang lelaki mengangkut para siswa yang ditempatkan dalam kantong plastik besar, berenang melintasi sungai sepanjang 20 meter yang mengalir deras menjadi viral.



Banyak netizen memuji para orangtua karena tidak mengabaikan pendidikan anak-anak mereka. Beberapa orangtua ini pun memastikan bahwa anak mereka bisa pergi ke sekolah dengan cara apapun.

Seorang pria membawa siswa ke dalam kantong plastik sebrangi sungai ke sekolahSeorang pria membawa siswa ke dalam kantong plastik sebrangi sungai ke sekolah Foto: Istimewa


Rupanya kejadian tersebut adalah hal normal bagi penduduk di desa Huoi Ha, Vietnam selama musim hujan. Saat musim panas, sebenarnya ada jembatan yang dibangun untuk memungkinkan orang menyebrangi sungai. Namun, selama musim hujan, arus air akan meningkat dan permukaan air juga akan naik.

Oleh karena itu, jembatan tidak dapat bertahan dan arus yang tinggi tidak memungkinkan untuk penggunaan rakit, yang biasanya digunakan untuk menyeberangi sungai. Sehingga, orangtua tidak punya pilihan selain mempekerjakan seorang pria untuk membantu anak-anak mereka sampai di sekolah meskipun dalam kantong plastik nilon untuk menyebrangi sungai.

Viral Pria Bungkus Anak di Kantong Plastik Seberangi Sungai, Alasannya HaruSeorang pria membawa siswa ke dalam kantong plastik sebrangi sungai ke sekolah. Foto: Istimewa


Ini bukan hal yang mudah karena orangtua harus menunggu dengan cemas di satu sisi sungai, sementara pria itu mengirim anak-anak mereka ke sisi lain dengan berenang di seberang sungai. Setelah menyebrangi sungai, anak-anak kemudian harus berjalan sejauh 15 km untuk mencapai sekolah mereka.

"Kami salut kepada orang tua karena tidak membiarkan cuaca atau hambatan yang mereka hadapi selama musim hujan menghalangi pendidikan anak-anak mereka. Kami berharap pihak berwenang di Vietnam akan menemukan cara yang lebih aman bagi anak-anak ini untuk bersekolah," komentar netizen. (agm/hst)