Cerita Wanita Kembalikan Anak yang Diculiknya Setelah 26 Tahun

Eny Kartikawati - wolipop Jumat, 14 Jun 2019 17:07 WIB
Foto: Dok. Sina News, YouTube Foto: Dok. Sina News, YouTube

Jakarta - Kisah miris tapi unik ini datang dari seorang ibu yang menculik anak ibu lain hanya demi keberuntungan. Bagaimana ceritanya hingga si ibu memilih mengembalikan anak yang diculiknya setelah 26 tahun?

Adalah wanita asal China Barat Daya bernama He Xiaoping yang membuat heboh dengan kisah penculikannya. Chongqing News melaporkan He Xiaoping menculik setelah kehilangan dua anak laki-lakinya pada 1992. Dia kemudian mendatangi peramal yang memintanya menculik anak orang lain jika ingin hidupnya beruntung.

Tanpa pikir panjang, Xiaoping mengikuti perintah sang peramal. Dia pun melamar di sebuah agensi pengasuh anak dengan menggunakan identitas palsu. Dia kemudian mendapatkan pekerjaan menjadi pengasuh anak seorang ibu bernama Zhu Xiaojuan. Zhu memiliki anak laki-laki berusia 15 bulan.



Setelah seminggu bekerja, Xiaoping pun menjalankan niat jahatnya. Dia bilang akan berbelanja dan membawa anak Zhou. Tentu saja yang dilakukannya bukan belanja melainkan membawa kabur balita laki-laki itu ke rumahnya di dekat kawasan Nanchong.

Cerita Wanita Kembalikan Anak yang Diculiknya Setelah 26 TahunFoto: Dok. Sina News, YouTube


Setelah diculik, bocah kecil itu diberinya nama Liu Jinxin. Nama itu sama persis dengan nama anak keduanya. Dan Xiaoping membesarkan Liu Jinxing seperti anaknya sendiri hingga anak tersebut berusia 26 tahun. Wanita itu mengaku dia berusaha memberikan yang terbaik pada anak tersebut hingga dia pun meraih sukses dalam hidup dengan menjadi pebisnis.

Pada 1995, Xiaoping melahirkan bayi perempuan. Sukses berbisnis hingga memiliki anak lagi, Xiaoping pun benar-benar percaya Liu mendatangkan keberuntungan dalam hidupnya.

Namun pada 2017, Xiaoping mulai merasa bersalah karena menculik anak dari wanita lain. Rasa bersalahnya muncul setelah menonton televisi yang menayangkan kesedihan seorang ibu tua yang menghabiskan sepanjang usianya mencari anaknya yang hilang.

"Aku tahu aku melakukan hal jahat, tapi aku membesarkannya seperti anakku sendiri. Dia juga menganggapku seperti ibunya sendiri," katanya.

Pada akhirnya Xiaoping berhasil menemukan lagi Zhu, wanita yang dulu anaknya dia culik. Pada Februari 2018 dia mendatangi Zhu. Tapi ternyata respons mengejutkan didapatkannya. Zhu mengaku pada 1995 sudah menemukan anaknya yang diculik. Dan nama anak laki-laki adalah Pan Pan yang memang sangat mirip dengan Liu Jinxin, anak Zhu yang diculik Xiaoping.

Tes DNA pun dilakukan untuk mengetahui siapa sebenarnya anak Zhu. Dan berdasarkan hasil tes, Liu memang anak dari Zhu.

Bagaimana Zhu bisa yakin Pan Pan adalah anaknya? Rupanya pada 1995, pengadilan menyebutkan bahwa Pan Pan memang anak Zhu. Oleh karena itulah kini Zhu menuntut Supreme People Court di Henan atas hasil tes DNA palsu.

Seperti dilaporkan Red Star News, Zhu yang shock awalnya tidak menerima kenyataan bahwa Liu adalah anak biologisnya. Dia beberapakali menolak kehadiran Liu dan menyalahkan Xiaoping. Namun kini dia sudah menerima Liu dan memaafkan Xiaoping. Kisah penculikan anak ini pun berakhir manis. Kedua ibu tersebut berdamai dan memilih menjalin hubungan baik.

(eny/eny)