Cerita Sedih Wanita Ditipu Rp 378 Juta oleh Pria yang Dikenalnya di Facebook

Anggi Mayasari - wolipop Sabtu, 11 Mei 2019 07:20 WIB
Foto: dok. Sincew Foto: dok. Sincew

Malaysia - Platform media sosial memang bertujuan untuk menghubungkan orang-orang dari seluruh dunia. Tetapi, banyak oknum yang menyalahgunakan media sosial untuk menipu. Seperti dialami oleh wanita asal Malaysia ini yang uang tabungannya ludes karena ditipu di media sosial.

Belum lama ini, seorang wanita berusia 56 tahun yang dikenal sebagai Lee mengadakan konferensi pers untuk berbagi kisah bagaimana dirinya ditipu oleh seorang pria yang berteman dengannya di Facebook pada Maret 2019. Insiden ini telah menguras seluruh tabungan hidupnya, dan secara total ia telah kehilangan RM110,000 atau Rp 378 juta.



Menurut Sinchew, penipu yang dikenal sebagai Alvin Ong Wu, mengaku sebagai direktur proyek sebuah perusahaan teknologi. Awalnya, ia meminjam RM9.500 (Rp 32 juta) dari Lee untuk membayar sewa rumahnya di Singapura. Kemudian, ia kembali untuk meminjam Rp 40 juta dan Rp 103 juta pada 25 Maret dari korban.

Wanita ini ditipu teman kenalannya di FacebookWanita ini ditipu teman kenalannya di Facebook Foto: dok. Sincew


"Ketika saya bertanya tentang pembayaran kembali, Alvin mengatakan dia telah mentransfer RM29.032 (Rp 99 juta) dan RM30.276 (Rp 104 juta) kepada saya. Dia meminta saya untuk menunggu beberapa hari agar transaksi berjalan," kata Lee.

Pada 28 Maret, Alvin menghubungi Lee lagi untuk meminjam Rp 44 juta lain untuk 'proyeknya' di Port Klang. Dia memenuhi keinginannya dan bahkan membayar Rp 34 juta tambahan sebagai 'biaya bank' setelah seminggu. Kemudian, ia juga mentransfer Rp 123 juta lain setelah menerima telepon dari 'staf Bank Negara', yang jelas-jelas penipu.

"Saya baru sadar bahwa saya ditipu setelah Alvin mengatakan saya perlu membayar tambahan lagi RM54.000 (Rp 185 juta). Setelah itu, saya pergi ke Kantor Polisi Sungai Senam Jumat lalu untuk mengajukan laporan polisi," tambahnya.



Diketahui bahwa korban tidak pernah melihat Alvin secara langsung, tetapi mereka tetap berkomunikasi melalui WhatsApp dan Facebook. Untuk mendapatkan kepercayaannya, Alvin, yang mengaku sebagai warga negara Amerika, mengiriminya foto paspor Amerika. Ia juga mengaku sebagai penganut Katolik yang taat.

Setelah kehilangan semua uangnya untuk penipuan, Lee tidak tahu harus berkata apa kepada suaminya. Ia pun berharap uang hasil jerih payah untuk masa pensiunnya dapat kembali dan polisi bisa melacak penipu tersebut.

(agm/agm)