Kasihan, Reporter Perang di Suriah Rapikan Rambut Pakai Ludah Sebelum Siaran

Hestianingsih - wolipop Senin, 25 Mar 2019 12:30 WIB
Reporter MSNBC Matt Bradley. Foto: Dok. Twitter/@mattmcbradley Reporter MSNBC Matt Bradley. Foto: Dok. Twitter/@mattmcbradley

Suriah - Adegan seseorang merapikan rambutnya dengan ludah mungkin dikira hanya akan terjadi di film atau drama. Tapi kali ini benar-benar terjadi di dunia nyata.

Seorang reporter TV menjadi viral karena merapikan rambutnya menggunakan air ludahnya sendiri sesaat sebelum siaran langsung. Aksi pria bernama Matt Bradley itu terekam kamera tanpa ia sadari.

Seperti dilansir Allure, Matt Bradley sedang berada di Suriah untuk melaporkan peristiwa perlawanan terhadap ISIS --yang kini dikonfirmasi telah kalah telak. Sementara itu dari studio MSNBC, penyiar berita Ali Velshi memperkenalkan Matt untuk membawakan laporan langsung dari tempat kejadian.

Koresponden berita perang itu tak sadar bahwa kamera sudah merekam dan menyiarkan dirinya secara langsung. Ia pun tertangkap kamera sedang meludah ke telapak tangan, lalu menggunakannya untuk merapikan rambut yang memang tampak berantakan.


Kejadian itu berlangsung beberapa kali. Matt Bradley berulang kali merapikan rambutnya ke belakang dengan air liur, sebelum akhirnya melaporkan hasil liputannya.

Netizen pun jadi salah fokus. Bukannya menyimak laporannya dengan seksama, tapi perhatiannya justru tertuju pada 'teknik styling' darurat yang tak biasa itu.

"THIS IS JUST HAPPENED LIVE!!!" tulis salah seorang netizen.

Response netizen terbagi dua antara yang merasa jijik dan mengagumi dedikasi sebagai reporter yang bertugas di daerah konflik. Seperti apa reaksi mereka?
Kasihan, Reporter Perang di Suriah Rapikan Rambut Pakai Ludah Sebelum SiaranReporter MSNBC Matt Bradley. Foto: Dok. Twitter/@mattmcbradley

"Aku harap tidak melihat ini," komentar netizen.

"Jadi terpikir berapa kali dia melakukan ini sebelumnya saat tidak siaran langsung," tulis netizen lain.

Ada pula netizen yang mengungkapkan rasa simpatinya. Mengingat siaran langsung di tempat berbahaya seperti Suriah bukanlah hal mudah.

"Aku merasa sangat kasihan padanya," cuit netizen di Twitter.

Ada pula sesama jurnalis yang mendukung aksi Matt Bradley. "Teman-teman yang melaporkan langsung dari Suriah bisa bersiap-siap untuk siaran langsung. Seperti. Apapun. Yang mereka. Mau," kata presenter berita CNBC Carl Quintanilla.

Sadar video-nya sedang merapikan rambut dengan ludah jadi viral, Matt pun bereaksi. Ia me-retweet postingan video tersebut dan menulis tagar #WarIsHell. (hst/hst)