Viral Wanita Berkursi Roda Dilarang Masuk Toko karena Takut Bikin Kotor

Silmia Putri - wolipop Senin, 11 Feb 2019 06:55 WIB
Wanita berkursi roda ini dilarang masuk toko. Foto: Dok. Facebook Rozita Othman Wanita berkursi roda ini dilarang masuk toko. Foto: Dok. Facebook Rozita Othman

Jakarta - Diskriminasi terhadap penyandang disabilitas masih kerap terjadi. Tak terkecuali negara-negara Asia seperti Malaysia. Baru-baru ini sebuah kejadian tak mengenakan viral di Negeri Jiran.

Seorang perempuan penyandang disabilitas dilarang masuk ke toko Beryl's Chocolate di Design Village, Penang Malaysia pada Sabtu (09/02/2019). Alasannya bukan karena keamanan, tapi petugas toko menyebut takut tokonya kotor.

Hal ini diungkap wanita bernama Rozita Othman di media sosial. Wanita yang dilarang masuk ke toko adalah kakak iparnya.

"Hari ini bawa kakak seorang kakak OKU jalan-jalan kat Design Village. Sampai kat kedai coklat #Beryl's @ #DesignVillage kakak ipar tak dibenarkan masuk sebab beliau berkerusi roda. Staff kat sana beritahu nanti akan rosakkan mozek/lantai mereka yg kononnya cantik," tulis Rozita di Facebook pada Sabtu (09/02/2019).



Postingan tersebut menjadi viral dan membuat netizen geram. Banyak yang mengutuk toko tersebut karena telah melakukan diskriminasi terhadap penyandang disabilitas. Netizen pun ramai berkomentar negatif.

"Nanti kita pakat kedai ni guna heels + bawak payung. Jalankat sana nanti ketuk ketuk kuat sampai retak. haaa," tulis pengguna Facebook bernama Nadra Nadhira.

Namun, ada pula netizen yang membela kebijakan toko tersebut. Larangan dikeluarkan menurutnya bisa jadi karena masalah keamanan.

"Rasanya salah faham ni.. Sesetengah kedai mmg kalo akan bagi masuk kalau ada wheelchair sbb lantai mosaic yg mudah pecah. It's common sense. Sa rasa dorang bukan bmaksud OKU x boleh beli coklat kat sana," tulis akun Facebook bernama Reini Yalum.


(sil/eny)