Di Uni Emirat Arab, Harus Punya Surat Izin untuk Bisa Jadi Selebgram

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 07 Sep 2018 14:38 WIB
Selebgram Uni Emirat Arab, Leena Al Gouti. Foto: Instagram @leenalghouti Selebgram Uni Emirat Arab, Leena Al Gouti. Foto: Instagram @leenalghouti

Jakarta -

Menjadi influencer atau selebgram jadi impian banyak orang. Profesi tersebut diketahui menghasilkan banyak uang hingga memungkinkan mereka traveling keliling dunia. Namun bermodalkan kamera dan baju bagus saja tak cukup untuk jadi selebgram di Uni Emirat Arab. Mereka butuh lisensi atau surat izin agar bisa menerima endorsement untuk foto bersponsor.

Hal tersebut merupakan peraturan baru yang dikeluarkan oleh National Media Council Uni Emirat Arab. Aturan ini mewajibkan selebgram yang sering mempromosikan brand atau produk melalui media sosial harus memiliki lisensi khusus. Hal ini menjadi masalah tersendiri bagi para influencer karena mereka harus mengeluarkan uang sebesar $4,000 (Rp 59 jutaan).

"Itu buruk dan baik. Itu buruk karena sangat mahal dan banyak orang tidak mampu membayar lisensi. Tapi aku pikir Dubai mengelurkan aturan ini karena ada banyak orang di Instagram yang tidak serius. Hukum ini mengharuskan mereka jadi sangat serius dan mereka perlu untuk benar-benar menyukai fashion dan apa yang mereka lakukan," kata Leena Al Ghouti dilansir Vogue.

View this post on Instagram

Running late for my EID gift giving 🏃 @jomalonelondon to the rescue💥#JoMaloneLondon #JoMaloneLondonAmbassador

A post shared by Leena Ha (@leenalghouti) on Aug 16, 2018 at 4:08am PDT

Leena Al Gouti sendiri adalah salah satu selebgram dengan banyak pengikut di Instagram. Pemilik akun @leenaalgouti tersebut dikenal dengan gaya busana stylish yang jadi panutan para hijabers. Wanita keturunan Palestina-Kanada itu mulai menjadi selebgram setahun lalu. Sebelum dikenal sebagai selebgram, ia bekerja sebagai desainer grafis dan art director untuk Kantor Kebudayaan Sheikha Manal Bint Mohammed bin Rashid Al Maktoum.

"Aku meninggalkan pekerjaanku karena aku ingin rehat untuk berpikir mengenai apa yang benar-benar ingin aku lakukan. Saat kuliah, aku awalnya ingin belajar fashion tapi aku memilih desain grafis. Instagram membuatku sadar bahwa aku bisa melakukan keduanya," ungkap wanita dengan lebih dari 1.300 pengikut tersebut.

View this post on Instagram

I do believe 🖤

A post shared by Leena Ha (@leenalghouti) on Jul 16, 2018 at 7:31am PDT

Meski mengenakan hijab, wanita 26 tahun ini memang punya gaya yang lebih tomboy. Tak heran jika Leena kerap memakai busana yang terinspirasi gaya pria. Melalui Instagram, Leena pun bisa mengekspresikan diri. "Aku tidak percaya pada dress. Aku belajar sejak kecil bahwa kamu bisa memakai apa saja dan terlihat stylish," tuturnya.

Mengenai hijab yang dikenakannya,Leena ingin agar orang melihat itu sebagai bagian dari dirinya bukan sekadar kain penutup kepala. "Karena itu adalah bagian dari diriku, yang menunjukkan siapa aku,"kataLeena.

(ami/ami)