Asal-usul Pose Foto Atlet Gigit Medali Emas Seperti Jonatan Christie

Hestianingsih - wolipop Rabu, 29 Agu 2018 08:19 WIB
Jonatan Christie mengigit medali emas setelah jadi juara bulu tangkis tunggal putra di Asian Games 2018. Foto: Agung Pambudhy Jonatan Christie mengigit medali emas setelah jadi juara bulu tangkis tunggal putra di Asian Games 2018. Foto: Agung Pambudhy

Jakarta - Ada semacam ritual yang dilakukan para atlet setiap kali berhasil menjuarai pertandingan, yakni menggigit medali emas yang diperolehnya. Momen ini pun sering diabadikan para fotografer dan tak jarang mereka akan meminta para atlet berpose dengan mengigit medali emas beberapa kali.

Tak terkecuali sejumlah atlet Indonesia yang juga melakukan pose gigit medali emas di Asian Games 2018. Sebut saja Jonatan Christie, Anthony Ginting hingga Kevin Sanjaya dan Marcus Fernaldi Gideon.

Namun apakah selebrasi gigit medali emas sekadar untuk keperluan foto saja? Ternyata ada sejarah di baliknya.

Pada abad 19, terjadi perburuan emas besar-besaran di Australia, Selandia Baru, Brasil, Kanada, Afrika Selatan hingga Amerika Serikat. Tak hanya emas, pada masa itu berbagai logam mulia dan batu mineral langka lainnya juga dicari-cari para penambang.

Baca Juga: Momen Jonatan Christie Pamer Badan Kekar Bikin Wanita 'Menggila'

Untuk menguji apakah batu atau metal yang mereka temukan adalah emas murni atau pirit (mineral berwarna kekuningan dengan kilap logam yang cerah), caranya adalah dengan menggigitnya. Seperti dikutip dari Pop Sugar, dikatakan bahwa gigi manusia lebih keras dari emas murni, tapi lebih lunak daripada pirit.
Asal-usul Pose Foto Atlet Gigit Medali Emas Seperti Jonatan ChristieJonatan Christie dan Anthony Ginting saat melakukan selebrasi kemenangan di Asian Games 2018. Foto: Agung Pambudhy

Jika yang mereka dapat adalah emas asli atau murni, maka akan tertinggal bekas cetakan gigi pada logam tersebut saat digigit. Sebaliknya jika yang digigit adalah pirit, maka gigi mereka akan patah.

Medali mengandung emas murni pertama kali diberikan pada para juara di Olimpiade St. Louis 1904. Namun seiring berjalannya waktu, kini medali emas tak lagi mengandung 100 persen emas. Bahkan 50 persennya pun tidak. Medali emas murni terakhir diberikan saat Olimpiade Stockholm 1912. Sejak itu, tak ada lagi medali dengan kadar 100 persen emas murni.

Baca Juga: Selain Buka Baju, Ini Deretan Gaya Jonatan Christie yang Bikin Gemes

Dilansir Washington Post, medali emas yang beredar saat ini hanya mengandung 1,34 persen dan sisanya adalah perak. Kandungan perak di dalam medali pun sebagian besar merupakan logam daur ulang.
Asal-usul Pose Foto Atlet Gigit Medali Emas Seperti Jonatan ChristieKevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon saat memenangkan bulu tangkis ganda putra di Asian Games 2018. Foto: Agung Pambudhy

Tapi bukan berarti medali emas yang diterima para atlet sekarang ini tidak ada harganya. Menurut penulis majalah Forbes Anthony DeMarco kepada ABC News, material yang digunakan untuk membuat 'medali emas' zaman sekarang bernilai USD 564 atau sekitar Rp 8,2 juta.

Setelah mengetahui sejarahnya, mungkin para atlet sebaiknya tidak mengigit medali emasnya terlalu keras. Alih-alih selebrasi kemenangan, gigi justru bisa jadi rusak.



Wajah Jonatan Christie Disebut Mirip Idol K-Pop Ini, Setuju? Tonton videonya di sini:

(hst/hst)