ADVERTISEMENT

Cerita Sedih Bunga Jelitha, Alami Bullying Pasca Jadi Puteri Indonesia 2017

Anggi Mayasari - wolipop Rabu, 26 Jul 2017 07:35 WIB
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan munculnya video yang memperlihatkan aksi intimidasi atau bullying. Setelah video mahasiswa yang menjadi korban bullying di Universitas Gunadarma, tak lama kemudian kasus yang sama pun terjadi.

Sekelompok anak SMP yang berlokasi di pertokoan Thamrin City melakukan aksi bully bahkan hingga melakukan kekerasan fisik pada temannya. Kasus-kasus bullying yang terjadi di Indonesia ini memang marak terjadi dan siapapun juga bisa terindikasi menjadi korban bullying, termasuk Puteri Indonesia 2017.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Bunga Jelitha Ibrani, Puteri Indonesia 2017

Dinobatkan menjadi perwakilan Indonesia untuk berkompetisi di kontes pemilihan ratu kecantikan dunia 2017, Bunga Jelitha Ibrani mengaku merasa sangat sedih melihat kasus-kasus bullying yang marak terjadi di Indonesia. Bunga juga bercerita bahwa sesungguhnya dirinya termasuk korban bullying.
Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani. Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani. Foto: Noel/detikHOT

Sejak terpilih menjadi Puteri Indonesia 2017 banyak masyarakat yang menghina Bunga dan membanjiri komentar Instagramnya dengan kritik pedas. Tak sedikit dari mereka menuliskan bahwa Bunga tak pantas menyandang gelar sebagai Puteri Indonesia 2017.

"After crowning banyak banget yang bully saya bahkan sampai komentar Instagram saya yang paling banyak cuma sampai seratus dan dua ratus comment, after malem final itu sampai dua puluh lima ribu komentar. Mereka banyak banget yang komentar karena tidak terima kalau saya menang, banyak yang meragukan saya," cerita Bunga kepada Wolipop di peluncuran lipstik terbaru Mustika Ratu di Gedung AIA, Semanggi, Jakarta Selatan, Selasa (25/7/2017).

Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani. Puteri Indonesia 2017 Bunga Jelitha Ibrani. Foto: Instagram/Ivangunawan

Banyak netizen menganggap bahwa Bunga tak seharusnya menjadi Puteri Indonesia 2017 karena dirinya mengesampingkan pendidikan dan hanya lulusan SMA. Tak hanya itu, bullying tentang penampilan fisik dan kerasisan pun dialami oleh Bunga.

"Memang pada waktu itu saya belum kuliah dan fokus di dunia modeling. Tapi kan keputusan juri tidak bisa diganggu gugat, dan saya pun tidak bisa berbuat apa-apa nggak mungkin kan saya tiba-tiba minta juara tiga. Jadi yasudah apa pun hasilnya saya akan tetap terima dan saya merasa bangga," tutur Bunga.

Baca juga: Ini Reaksi Orang New York Saat Lihat Hijabers di-Bully

Bullying dan ejekan yang dilakukan netizen sempat membuat wanita berusia 25 tahun ini terpuruk. Namun mengingat tujuan utama dirinya mengikuti ajang kontes kecantikan ini membuat Bunga bangkit dan lebih semangat menghadapi kenyataan. Ia bertekad untuk tidak mempedulikan komentar negatif dan membuktikannya dengan prestasi.

"Setelah malam final dan lihat comment itu saya langsung down. Saya langsung berpikir untuk mengundurkan diri jadi Puteri Indonesia karena saya nggak sanggup. Saya nggak apa-apa nggak mewakili Indonesia. Tapi saya inget lagi kenapa saya ikut puteri indonesia, tiba-tiba saya terpacu oke saya nggak peduli dengan orang-orang itu, saya akan terus jalan, berusaha bungkam mulut mereka dengan prestasi. Saya nggak mau ambisi, wah saya harus juara di Miss Universe, paling nggak saya akan berusaha yang terbaik dulu karena saya yakin Allah mempunyai rencana yang baik untuk saya," imbuh Bunga. (agm/ays)