Jadi Atlet Wushu, Olivia Zalianty Latihan Angkat Ban Truk Hingga Beban 75 Kg

Arina Yulistara - wolipop Selasa, 04 Agu 2015 18:19 WIB
Foto: Denny Tjan/Wolipop Foto: Denny Tjan/Wolipop

Jakarta - Olivia Zalianty kini tak hanya dikenal sebagai pemeran Indonesia namun juga atlet beladiri wushu. Wanita dengan sapaan akrab Oliv ini sudah pernah mengikuti beberapakali kejuaraan dalam skala internasional dan berprestasi di bidang seni beladiri tersebut.

Oliv pertamakali mengikuti kejuaraan Hong Kong WuShu International Championship sekitar lima tahun lalu dengan menggunakan jurus pedang dan mendapatkan medali perunggu. Dalam kompetisi yang sama ia kembali mengikuti kejuaraan tersebut sekitar 2012 silam namun tak hanya memakai pedang tapi juga kipas dan berhasil meraih medali emas. Di 2014 ia mengikuti kejuaran di China dengan tiga jurus, pedang, kipas, dan toya wushu dan membawa pulang medali perunggu. Untuk bisa memenangkan kompetisi wushu, Oliv mengatakan perlu latihan keras.

Dalam wushu banyak yang harus dipelajari mulai dari seni, olahraga, kesehatan, beladiri, hingga mental. Wanita berdarah Tionghoa dan Batak ini juga menuturkan bahwa tak hanya kelenturan yang perlu dikuasai tapi juga kekuatan fisik. Bahkan demi memperoleh hasil yang maksimal, wanita 33 tahun itu melakukan latihan ekstra mulai dari olahraga ringan hingga berat. Salah satunya dengan latihan mengangkat ban truk atau lari sambil membawa beban berat.

"Wushu gerakannya cukup extraordinary, latihan fisiknya juga harus ekstra ya, banyak latihan fisik yang mungkin kalau perempuan ngapain angkat-angkat ban truk bolak-balik, lari dengan tambahan berat 75 kilogram kan nggak biasa," tutur Oliv saat berbincang beberapa waktu lalu usai pemotretan dengan Wolipop di Birdcage Parc, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca Juga: 50 Inspirasi Gaya Hijab Selebgram

Tak hanya latihan beban saja, adik kandung Marcella Zalianty ini juga rutin melakukan sit-up, push-up, dan beberapa olahraga ringan lainnya setiap pagi untuk menguatkan otot-ototnya agar gerakan wushu yang dipraktekkannya terlihat semakin bagus.

Menurut Oliv, untuk menghasilkan gerakan indah saat wushu, fisik yang kuat menjadi faktor utama. Jika hanya lentur tanpa fisik yang kuat maka tidak akan menghasilkan gerakan yang indah. Sebelum mulai melakukan wushu pun, tubuh harus sudah 'panas' dan siap melakukan gerakan-gerakan ekstrem.

Wanita lulusan Fakultas Desain dan Teknik Perencanaan Universitas Pelita Harapan itu juga menjalani olahraga lain untuk mendukung aktivitasnya tersebut seperti renang, datang ke gym, dan melakukan beragam latihan yang terkait dengan kardio. Oliv juga selalu menjadwalkan diri agar bisa rutin olahraga setiap pagi atau sore hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, Duta Anti Narkoba ini pun mengaku mengubah gaya hidup demi menjaga kebugaran serta berat badannya. Ia tidak melakukan diet ketat hanya menganut pescatarian, tidak makan daging tapi masih bisa mengonsumsi makanan sejenis seafood. Selain itu, ia tidak terlalu pilih-pilih makanan.

"Aku makan apa saja, nggak diet, cuma aku nggak makan daging saja tapi seafood masih. Dikasih gratis pun aku nggak akan makan daging. Lifestyle-ku memang sudah berubah supaya lebih sehat," tambah wanita yang hobi diving ini sebelum menutup perbincangan.


(aln/hst)