Liputan Khusus Spornoseksual

Maraknya Tren Gaya Hidup Sehat Bisa Mendorong Pria Jadi Spornoseksual

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 06 Feb 2015 15:02 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta -

Seiring kecanggihan teknologi dan maraknya penggunaan situs microblogging, semakin banyak orang gemar berfoto selfie. Sebagian pria bahkan tak ragu untuk menanggalkan busana demi memperlihatkan tubuh atletis mereka. Lelaki yang bisa dikategorikan spornoseksual itu mungkin pernah Anda jumpai baik secara personal maupun di media sosial. Sebenarnya sejak kapan para lelaki berbadan kekar ini mulai gencar memamerkan otot mereka?

Menurut psikolog Ajeng Raviando, hal tersebut tampaknya memang tengah menjadi tren. Wanita 42 tahun itu bahkan telah melihat fenomena spornoseksual sejak lima tahun lalu. Ia berpendapat jika kegemaran pria pamer otot kemungkinan dimulai sejak maraknya kampanye gaya hidup sehat. Semakin banyak orang yang menyadari pentingnya kesehatan membuat mereka rajin berolahraga. Mereka pun ingin menunjukkan hasil latihan tersebut dengan berfoto tanpa busana.

"Misalnya mereka nge-gym terus terbentuk fisik yang menurut orang ideal. Akhirnya mereka merasa bahwa oke loh difoto dengan kondisi tubuh yang seperti ini," jelas Ajeng.

Tak hanya sebagai ajang pamer bahwa mereka telah menerapkan gaya hidup sehat, Ajeng juga melihat hal tersebut sebagai sebuah ajang cari jodoh. Menurutnya cukup banyak pria yang sengaja mengunggah foto ketika tengah latihan demi menarik hati calon pasangan yang diharapkan juga hobi berolahraga atau senang dengan badan yang atletis. Fenomena ini pun dipandang Ajeng sebagai hal yang sama seperti ketika wanita menggunakan busana seksi demi menonjolkan lekuk tubuh.

Lalu apakah para wanita sebenarnya senang melihat penampilan pria yang seperti itu? Di mata seorang psikolog, Ajeng menilai jika wanita mungkin bisa merasa tidak nyaman ketika para lelaki tersebut terlalu sibuk memperhatikan diri sendiri. Misalnya ketika pria terutama yang merupakan pasangan mereka selalu mementingkan olahraga untuk mempertahankan bentuk tubuh, wanita akan terganggu karena merasa tidak diperhatikan.

"Wanita biasanya lebih memilih pria-pria yang tidak seperti itu, kebanyakan ya. Belum ada penelitiannya soalnya," tambah Ajeng.

Mengenai pria spornoseksual, presenter dan fasilitator komunikasi Becky Tumewu memiliki pandangan yang berbeda. Ketika diwawancara Wolipop beberapa waktu lalu ia berpendapat jika melihat foto para pria kekar tak mengenakan busana tidak terlalu membuatnya risih atau kurang nyaman. Menurutnya wanita tidak melihat hal itu sebagai sesuatu yang spesial.

"Menurut saya biasa saja ya, perempuan itu kan walaupun senang-senang saja melihat yang bagus-bagus cuma sepertinya hal yang demikian kita menikmatinya selewat deh," ungkap wanita 44 tahun tersebut.

(ami/eny)