Pasca Diterpa Gosip Politik, Elvira Diharapkan Menang Miss Universe 2014

- wolipop Sabtu, 17 Jan 2015 11:03 WIB
Dok. Miss Universe
Jakarta - Ajang bergengsi Miss Universe 2014 telah memasuki proses karantina sejak awal Januari ini. Salah satu pesertanya, Elvira Devinamira yang merupakan Puteri Indonesia 2014 juga turut berpartisipasi menjadi peserta acara yang tahun dini digelar di Doral, Miami, Amerika Serikat.

Banyak dukungan yang datang dari berbagai pihak, termasuk dari Elfin Pertiwi yang merupakan rekannya sesama Puteri Indonesia. Saat berbincang dengan Wolipop, Puteri Indonesia Lingkungan 2014 yang akrab disapa Elfin itu mengaku yakin bahwa Elvira bisa menyabet gelar juara.

"Aku optimis banget Vira bisa juara di Miss Universe. Harapannya bisa jadi juara pertama ya," ujar wanita 20 tahun ini saat ditemui di Alun-alun Indonesia, Grand Indonesia, Jakarta Pusat, Jumat (16/1/2015).

Kepercayaan Elfin ini berdasarkan atas pengalamannya saat mengikuti karantina Puteri Indonesia 2014 tahun lalu. Ia melihat sosok wanita yang akrab disapa Vira tersebut merupakan seseorang yang sangat total dan berdedikasi saat mengikuti karantina.

Elfin pun selalu memberikan dukungan semangat kepada Elvira melalui aplikasi pesan instan. "Kita selalu chatting setiap hari, aku hanya bilang 'semangat yaa! pokoknya kalau pulang kesini harus bawa crown'. Seperti itu aja sih, soalnya nggak mau terlalu ganggu dia juga. Kan jadwalnya padat sekali," tambahnya.

Baru-baru ini sosok Elvira yang didaulat sebagai duta anti korupsi tersebut sedang menjadi pembicaraan hangat. Tersebar foto dirinya sedang berpose intim bersama Ketua KPK Abraham Samad yang belakangan diketahui bahwa foto tersebut hanya hasil rekayasa.

Menanggapi hal ini, mahasiswi jurusan ekonomi Universitas Sriwijaya itu turut simpati atas hal buruk yang terjadi pada rekannya. Ia mengatakan dirinya tidak tahu menahu tentang masalah ini dan justru merasa kasihan dengan Vira. Namun Elfin yakin, rekan seperjuangannya pasti kuat menghadapi ujian yang diberikan.

"Vira sendiri juga tidak terlalu menanggapinya ya. Dia bilang yang benar dan yang salah tidak pernah tertukar. Makanya aku bilang mungkin ada hidayah dibalik semua ini. Siapa tahu kan bisa menang," ringkasnya.

(int/eny)