Rabu, 31/08/2016 13:30 WIB

Beramal untuk Pendidikan, Anak-anak Muda Ini Rela Ngamen Hingga Botakin Rambut

Eny Kartikawati - wolipop
Beramal untuk Pendidikan, Anak-anak Muda Ini Rela Ngamen Hingga Botakin Rambut Foto: Dok. Kitabisa.com
Jakarta - Apa yang sudah kamu lakukan untuk pendidikan di Indonesia? Tergerak dengan jawaban pertanyaan tersebut, anak-anak muda berikut ini rela melakukan hal unik demi mengumpulkan dana untuk pendidikan anak di berbagai wilayah Indonesia.

Penyanyi yang kini lebih dikenal sebagai ilustrator Chikita Fawzi termasuk anak muda yang rela melakukan hal unik demi pendidikan anak Indonesia ini. Dia mengikuti #Tantangan17an yang digelar situs Kitabisa dan Wardah.

Tantangan 17-an merupakan program yang dibuat Wardah dan Kitabisa untuk mengajak setiap orang merayakan kemerdekaan Indonesia dengan mengumpulkan iuran sesuai dengan tanggal dan usia negara Republik Indonesia. Setiap donasi atau iuran yang terkumpul akan disumbangkan pada Indonesia Mengajar. Indonesia Mengajar merupakan lembaga yang mengajak dan merekrut putra-putri terbaik negeri ini, para calon pemimpin di segala bidang, untuk mengabdikan satu tahun masa mudanya dengan mengajar di sebuah Sekolah Dasar di desa terpencil dan tertinggal di pelosok Nusantara.



Sesuai dengan namanya, peserta tantangan ini dapat memilih target donasi yang ingin dikumpulkan mulai dari Rp 1,7 juta, Rp 8 juta, Rp 4,5 juta dan Rp 45 juta sampai Rp 71 juta. Dan Chikita memilih mengumpulkan donasi sebesar Rp 45 juta.

Chikita berjanji jika berhasil mengumpulkan Rp 45 juta, dia akan menyanyikan lagu nasional di salah satu mal di Jakarta. Dan uang donasi yang berhasil digalangnya itu akan disumbangkan untuk mengirim Pengajar Muda (sebutan untuk pengajar yang bergabung di Indonesia Mengajar) ke Haratai, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalimantan Selatan. Jika anak dari Ikang Fawzi dan Marissa Haque ini berhasil mencapai target, Wardah juga akan berpartisipasi dengan memberikan tambahan donasi dua kali lipat dari yang sudah dikumpulkannya.

Dalam ceritanya kepada Kitabisa, Chikita mengatakan dia tertarik mengikuti Tantangan17an ini karena dia sendiri aktif terlibat dalam program kerelawanan Kelas Inspirasi. "Baru bergabung, saya langsung jatuh hati dengan dunia ini. Saya kagum melihat semangat rekan - rekan yang mau berbagi pengalaman demi kemajuan pendidikan," katanya.

Chikita bukan satu-satunya anak muda yang mengikuti program Tantangan17an ini. Ada banyak anak muda lainnya yang mengikuti tantangan ini dengan berbagai janji unik jika mereka berhasil mengumpulkan dana sesuai target yang sudah ditetapkan. Seorang anak muda bernama Mahayu misalnya dia berjanji akan ngamen di acara Car Free Day di kotanya, Palembang, jika dapat menggalang dana Rp 1,7 juta. Ada juga yang berjanji membotaki kepala, naik sepeda ke kantor, keliling Eropa memakai kebaya, menari di Monas, dan lain-lain. Semua dilakukan demi mengumpulkan dana untuk membantu pendidikan anak-anak Indonesia di berbagai wilayah terpencil. (eny/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Photo Gallery

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com