Senin, 15/06/2015 17:22 WIB

7 Langkah Merawat Tas Mahal Agar Awet dan Bisa Dijual Kembali

Rahmi Anjani - wolipop
7 Langkah Merawat Tas Mahal Agar Awet dan Bisa Dijual Kembali dok. Thinkstock
Jakarta - Tak sedikit wanita yang lebih memilih menghabiskan uang demi tas dari ‎pada busana. Hal itu memang wajar mengingat sebuah tas dengan desain klasik dari merek ternama bisa bertahan dan tetap menarik untuk dikenakan bertahun-tahun ke depan. Apalagi item itu juga bisa dijadikan investasi yang dapat dijual kembali di kemudian hari. Karena tidak dibeli dengan uang yang tidak sedikit terlebih ingin dijual lagi, sebaiknya tas itu dirawat dengan baik. Berikut tujuh langkah perawatannya:

1. Lindungi Material
Sebelum tas terkena kotoran, ada baiknya Anda rajin mengaplikasikan krim ‎pembersih tas yang dijual di pasaran. Jangan lupa untuk memilih produk yang sesuai material tas.‎ Dikutip dari situs Whowhatwear, ‎cara pembersihan yang disaran adalah dengan mengaplikasikan krim dengan kain katun. Setelah selesai, pakai kain katun kering untuk mengelapnya. Sebelum menggunakan pada seluruh bagian tas, coba terapkan sedikit produk di bagian bawah tas untuk mencegah hal-hal yang tak diinginkan, misalnya warna jadi pudar.

2. Simpan dengan benar
Setelah rajin mengaplikasikan krim khusus untuk tas, A‎nda juga harus menyimpannya dengan baik. Hindari meletakkan tas mahal keluaran desainer di tempat sembarangan. Masukkan tas dalam kantungnya dan taruh dengan cara didudukan. Jangan disimpan di tas plastik atau vinyl karena akan mengunci kelembaban. Jika bisa, masukkan pula kertas pengganjal tas sehingga tas tidak berubah bentuk. Jika sekiranya tas tidak akan terpakai dalam jangka waktu lama, copot juga tali selempangnya.

3.‎ Bersihkan dengan Benar
Meski sudah dirawat secara maksimal, kadang kita tidak bisa menghindari 'kecelakaan' yang bisa terjadi kapan saja. Misalnya ketika tas tak sengaja terkena makanan, minyak, bahkan tinta.

Jika terkena makanan, taburkan kapur putih yang sudah dihancurkan pada noda. Kemudian bersihkan kapur itu dengan kain bersih di pagi hari. Jika minyak tumpah pada tas, langsung gosokkan tepung maizena ‎untuk menyerapnya. Sedangkan bila terkena tinta, gosokan penghapus putih secara perlahan untuk menghilang nodanya.

Sementara untuk makanan yang tumpah dan menimbulkan bau di dalam tas, masukkan satu kantung plastik berisi baking soda. Kunci tas dan diamkan selama satu atau dua hari agar aromanya terserap pada baking soda.

4. ‎ Jaga Bagian Dalam
Merawat tak cukup hanya dengan membersihkan bagian luarnya saja namun juga bagian dalam. Agar bagian dalam tas tidak cepat rusak atau kotor, masukkan barang-barang Anda dalam sebuah pouch. Selain isi tas jadi lebih terorganisir, hal itu ‎akan menghindarkan riasan atau pulpen mengotori bagian dalam.

5. ‎Agar Metal Tetap Bersinar
Seiring berjalannya waktu, material metal ‎pada resleting atau pengunci tas akan terlihat kusam. Hal ini tentu akan mempengaruhi tampilan dan nilai sebuah tas. Untuk menghindarinya, bersihkan bagian itu dengan cairan pembersih rumah tangga yang biasa dipakai untuk mengelap kompor. Selain bersih, bagian tersebut juga akan jadi mengkilap.

6. ‎ Perawatan sehari-hari
Perawatan di atas memang bisa dilakukan minimal satu bulan sekali atau hanya ketika kotor. Namun agar lebih terjaga, Anda bisa menerapkan beberapa aturan sederhana dalam keseharian. Misalnya dengan tidak memegang tas dengan tangan kotor atau baru menyentuh pelembab. Atau dengan jangan menjemur tas di tempat yang panas dan langsung terkena sinar matahari. Lalu hindari pula mengenakan tas yang itu-itu saja agar tidak cepat rusak.

7. ‎ Bawa ke Profesional
Jika tas rusak atau terkena noda yang tidak bisa Anda perbaiki sendiri, jangan ragu untuk membawanya kepada jasa profesional. Anda bisa pergi ke jasa perbaikan ‎sepatu yang umumnya juga bisa membetulkan tas.


(ami/kik)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com