Jumat, 23/05/2014 10:05 WIB

Liputan Khusus Cuti Kerja

Kapan Karyawan Bisa Menikmati Hak Cuti Bekerja?

Marrectha Backthianie - wolipop

img
dok. Thinkstock
Jakarta - Bagi pekerja kantoran, cuti adalah kesempatan untuk beristirahat dari rutinitas kantor, meregangkan ketegangan otak yang lelah akibat pekerjaan yang padat. Cuti juga diberikan pemerintah dan perusahaan untuk para karyawan dalam bekerja dan disarankan untuk diambil.

Akan tetapi tidak semua karyawan dapat menikmati cuti kerja meskipun pemerintah dan pihak perusahaan telah memiliki ketentuan yang sudah ditetapkan dalam undang-undang tenaga kerja. Lalu kapan karyawan bisa menikmati hak cuti bekerja? Apakah karyawan baru sudah mendapatkan hak cuti hari kerja dari pihak perusahaan?

Berdasarkan undang-undang no.13 tahun 2003 Pasal 79 ayat (2), hanya karyawan yang sudah bekerja minimal 12 bulan yang berhak mendapat cuti tahunan 12 hari kerja. Karena itu perusahaan berwenang untuk menolak permintaan cuti dari karyawan yang belum genap satu tahun bekerja. Menurut Kepala Departemen HRD Trans TV Widyastuti Kurniasih, cuti sebenarnya tidak diperbolehkan untuk karyawan yang baru. Tetapi biasanya ada beberapa perusahaan yang memberikan kewenangan hak cuti kerja kepada karyawan yang sudah bekerja lebih dari enam bulan.

Cuti hari kerja yang didapat tentunya berbeda dengan kebijakan cuti hari kerja pada umumnya. Pihak perusahaan biasanya memberikan enam hari kerja untuk mengambil cuti dalam jangka waktu satu hari setiap satu bulan. Dalam hal ini tetap dilihat apakah karyawan baru tersebut memang benar-benar harus mengambil cuti atau tidak. Jika alasan yang diberikan dianggap tidak terlalu penting, pihak perusahaan berhak untuk menolak pengajuan cuti yang diberikan.

Karena itu hak cuti untuk karyawan baru biasanya tergantung dari kesepakatan antara karyawan dengan pihak perusahaan. Untuk pengajuan permohonan cuti bagi karyawan baru, Tuti mengatakan permohonan tetap sama dengan pengajuan cuti pada umumnya. Setelah karyawan baru tersebut bekerja lebih dari satu tahun, barulah ia akan memiliki hak cuti yang sama dengan karyawan lainnya.

"Hak cuti yang diberikan untuk karyawan baru meski hanya diberikan selama enam hari kerja, jika tidak diambil juga sama sistemnya seperti karyawan yang bekerja lebih dari 12 hari kerja, akan hangus jika tidak diambil," ujar Widyastuti saat diwawancara Wolipop via telepon, Selasa (20/05/2014).


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(mrt/fer)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


Whats Hot