Kamis, 03/04/2014 12:10 WIB

Intimate Interview

Zola Yoana, Menuntut Ilmu Hingga ke New York Demi Jadi Ahli Perjodohan

- wolipop
Zola Yoana, Menuntut Ilmu Hingga ke New York Demi Jadi Ahli Perjodohan Foto: Dok. Pribadi
Jakarta - Berprofesi menjadi seorang matchmaker atau yang sering dikenal dengan mak comblang adalah suatu profesi yang terbilang cukup unik. Profesi tersebut sudah dijalani Zola Yoana selama dua tahun. Wanita yang memulai karir dengan bekerja di sebuah agen periklanan ini menjelaskan alasan yang mendasari dirinya beralih profesi menjadi matchmaker karena passion yang ia miliki di bidang tersebut.

"Aku itu tipe orang yang senang melihat orang lain senang, contohnya aku senang melihat jika seseorang bertemu dengan pasangan hidupnya itu bisa happy. Selain itu karena basic passion aku di bidang matchmaker ini," ucap wanita kelahiran 11 Juli 1984 saat berbincang dengan Wolipop di The Coffee Bean & Tea Leaf, Sudirman PLaza, Jakarta.

Wanita lulusan Matchmaking Institute of New York tahun 2013 itu menambahkan tujuan dari profesi yang ia geluti saat ini karena keinginannya untuk berbagi pengalaman yang pernah dia rasakan sebelumnya. Dia merasa banyak orang yang sebenarnya tahu bagaimana cara menyalurkan perasaanya pada lawan jenis tetapi malu untuk menunjukkannya dan sebaliknya ada orang yang berani tapi tidak tahu cara mengungkapkannya.

Untuk mendukung profesinya itu, Zola pun mendirikan Heart-inc, perusahaan yang mengklaim sebagai pionir perjodohan modern. Selain itu, dia juga kuliah di bidang matcmaking di New York. Sebelum sekolah, dia mempelajari ilmu perjodohan secara otodidak dengan mengandalkan intuisi. Setelah mengambil kuliah matchmaking barulah ia belajar mengenai bisnis perjodohan, cara bertemu dengan klien dan banyak hal lainnya mengenai percintaan.

Ilmu yang didapatnya di New York itu diterapkannya pada Heart-inc. "Ini adalah bisnis yang bisa membuat orang senang dengan cinta, benar-benar bisnis yang bagus banget," kata Zola.

Sampai saat ini menurut Zola, Heart-inc sudah berhasil mempertemukan hampir 100 pasangan. Klien-kliennya di Heart-inc memiliki rentang usia 27 sampai 45 tahun. "Untuk matchmaking service di Heart-inc terdapat tiga membership. Member tiga bulan, enam bulan dan satu tahun dengan range harga delapan sampai 30 juta rupiah," ujarnya mengenai bisnis perjodohan yang sudah didirikan selama satu tahun itu.

Setelah menjadi anggota di Heart-inc, Zola dan timnya akan menindaklanjuti profil calon kliennya. Biasanya dia akan menemui dulu calon kliennya tersebut untuk diwawancara. Dari wawancara itulah dia akan mencarikan pasangan yang cocok untuk si klien. Dia kemudian mengatur 'kencan' dua orang yang sudah dijodohkan itu.

Pendiri Heart-inc ini mengakui menjadi seorang matchmaker adalah profesi yang menyenangkan. Profesi tersebut dapat mempertemukan dirinya dengan orang-orang baru yang memiliki berbagai karakter yang berbeda. "Kebetulan aku itu anak tunggal jadi bertemu dengan orang baru itu adalah hal yang menyenangkan, selain itu aku juga suka hal yang menantang." ujar wanita yang juga bercerita sering dijadikan tempat curhat oleh para sahabat-sahabatnya.


(mrt/eny)

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi sales[at]detik.com,
Telepon 021-7941177

Wolipop's Social Media

@ redaksi@wolipop.com