Rabu, 15/05/2013 18:40 WIB

Manfaat Minum Teh Oolong: Luruhkan Lemak Sampai Menyehatkan Kulit

Hestianingsih - wolipop

Halaman 1 dari 2
img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Dibandingkan teh hijau atau teh merah, teh oolong mungkin belum terlalu banyak dikenal di Indonesia. Namun jika bicara soal manfaatnya untuk kesehatan, teh yang ditemukan di China pada era dinasti Ming ini tidak kalah bagus.

Bahkan teh oolong punya keistimewaan tersendiri karena proses pembuatannya. Antioksidannya terbilang lebih lengkap dibandingkan teh hijau atau teh merah. Apa saja keunggulan teh yang lahir di Gunung Wuyi, Fujian, China ini? Pakar Nutrisi Emilia E. Achmadi MS., RD memberikan penjelasannya.

1. Membantu Meluruhkan Lemak
Saat mengonsumsi makanan berlemak, di dalam tubuh akan terjadi emulsifikasi di mana lemak --dengan bantuan enzim-- akan terserap seluruhnya oleh tubuh. Teh oolong memiliki komponen antioksidan yang bernama polifenol. Saat mengasup lemak berlebihan, antioksidan ini berfungsi memisahkan lemak dan enzim.

"Sehingga lemak tidak diserap tubuh, dan kemudian dikeluarkan. Memang tidak semua lemak hilang tapi paling tidak sebagian. Oolong membantu sedikit keluarkan lemak yang ada di makanan," tutur Emilia, saat acara 'A Guilt Free Session with Oolong Tea' di Cafe Aria, Gedung Panin Pusat, Jl. Jendral Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (15/05/2013).

2. Bantu Pembakaran Kalori
Teh oolong membantu membakar ekstra kalori. Tiap satu cangkir (150 ml) teh bisa membakar 25 hinggga 30 kalori. Dan setiap 240 ml bisa 40 kalori. Jika dibandingkan, ini setara dengan pembakaran energi dengan jogging selama 10 menit (untuk orang dengan berat badan 45 kg)

3. Menyehatkan Kulit
Polifenol yang terkandung dalam teh oolong sangat baik untuk kesehatan kulit. Konsumsi teh ini secara rutin bisa bantu melindungi kulit dari efek buruk sinar UV. Selain itu juga bisa menyeimbangkan kadar minyak pada kulit.

"Ada dua manfaatnya untuk kulit dengan konsumsi yang rutin. Pertama polifenol akan naik ke permukaan kulit untuk melindungi dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Kedua, membuat produksi minyak pada kulit seimbang. Cukup melembabkan tapi tidak berlebihan," terang pakar nutrisi yang sehari-harinya praktek di Klinik Kardiovaskular Cinere ini.Next

Halaman 1 2
(hst/eny)


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


info sale