Rabu, 24/04/2013 18:36 WIB

Yang Harus Dilakukan Saat Mood Bercinta Suami & Istri Tidak Nyambung

Hestianingsih - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Dalam hubungan seks, terkadang mood antara pria dan wanita tidak seiring sejalan. Terutama bagi pasangan yang sudah lama menikah. Hal yang disebut diskoneksi seksual ini terbilang wajar dan umum namun sebaiknya tidak dibiarkan berlangsung lama.

"Hal sekecil apapun bisa membuat Anda bergairah, juga banyak faktor yang dapat memebgaruhi keintiman antara pasangan," ujar Dr Pawan Sonar, seorang psikolog dan seksolog, seperti dikutip dari Times of India. Bagaimana cara mengatasi ketika mood bercinta Anda dan pasangan sedang saling tidak cocok? Ini lima tips yang bisa diterapkan.

1. Dorongan Seksual
Wanita umumnya butuh waktu lebih lama untuk terangsang secara seksual. Sedangkan pria, biasanya hanya butuh sedikit stimulasi seks bahkan hanya dengan melihat gambar wanita seksi, gairah seksnya bisa langsung muncul. Perbedaan gairah seksual ini tidak harus menjadi masalah besar yang bisa menghalangi Anda dan pasangan untuk bercinta lebih sering. Rangsangan seksual pada wanita bisa dipercepat dengan kata-kata bernada sensual.

"Dengan mengatakan hal-hal seksi bisa menstimulasi otak dan mengirimkan sinyal ke area vital agar merasa terangsang. Stimulasi klitoris dan seks oral juga bisa jadi teknik rangsangan yang efektif," ujar Dr Pawan.

2. Ketertarikan Terhadap Dirty Talk
Pasangan suka obrolan nakal dan erotis, sementara Anda tidak karena merasa risih. Cara terbaik untuk 'menutup mulut' pasangan tanpa membuatnya tersinggung adalah dengan mendaratkan ciuman panas ke bibirnya. Namun apabila dia tetap menginginkan dirty talk sebagai cara untuk foreplay, alihkan pembicaraan dengan mengatakan padanya secara gamblang, bagian mana yang Anda ingin dia sentuh saat bercinta. Pasangan masih bisa merasakan sensasi menggelitik dari dirty talk sementara Anda menikmati 'servis' dari gerakan tangannya.

3. Orgasme
Orgasme pada pria dan wanita tidak selalu datang bersamaan, bahkan terbilang jarang. Di saat suami sudah mencapai klimaks, Anda mungkin baru setengah jalan untuk ke sana. Dr Pawan menyarankan, "Menyela senggama yang sedang berlangsung jadi metode yang bisa dicoba agar penetrasi lebih lama."

Wanita biasanya bisa merasakan kapan pasangannya meraih orgasme. Jika si dia sudah mulai menunjukkan tanda-tanda akan mencapai klimaks, coba minta dia untuk menarik keluar Mr Happy sesaat sebelum ejakulasi. Berhenti selama beberapa detik lalu mulai lagi penetrasi. Mungkin akan terasa kurang nyaman untuk si dia tapi tak ada salahnya sesekali meminta sedikit berkorban untuk Anda. Trik ini akan tetap menjaga intensitas hubungan seks tanpa Mr Happy harus kehilangan ereksi. Agar Anda maupun suami lebih bisa mengontrol orgasme, lakukan yoga atau senam kegel.

4. Waktu untuk In The Mood
Anda sedang mood untuk quickie sex sedangkan pasangan asyik nonton pertandingan bola atau film thriller. Menunggunya menyelesaikan tontonan mungkin terlalu lama hingga akhirnya mood Anda hilang. Cara yang bisa dilakukan, goda si dia dengan mengirimkan pesan teks 'nakal' yang memberi ultimatum, 'sekarang atau tidak sama sekali untuk hari ini'. Ingat, dalam kondisi fisik sehat dan normal, pria mudah terangsang gairah seksnya dan cara ini bisa jadi efektif.

5. Keinginan untuk Eksplorasi
Pria biasanya cenderung suka bereksperimen dalam bercinta. Tapi ada beberapa pria yang lebih memilih gaya yang monoton dan berada di zona nyaman. Hal ini bisa menjadi masalah apabila pasangannya tipe yang suka mencoba hal-hal baru. Terlebih lagi, variasi bercinta diperlukan agar tidak membosankan dan meningkatkan intensitas keintiman. Jika Anda berada dalam kondisi yang sama, kenapa tidak coba mengambil inisiatif terlebih dahulu? Tunjukkan padanya seks akan lebih nikmat apabila dilakukan dengan cara berbeda. Pilih variasi seks yang paling membuat Anda dan si dia nyaman dan menikmatinya.


(hst/hst)


Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com