Jumat, 22/03/2013 15:06 WIB

Liputan Khusus Mempercantik Gigi

Senyum Kurang Indah karena Gigi Patah, Bisa Diperbaiki dengan Jaket

Dona Rema - wolipop

img
Dok. Thinkstock
Jakarta - Gigi yang rusak karena bolong, keropos, atau patah tentunya bisa membuat senyum jadi kurang enak dipandang. Apakah Anda termasuk yang mengalami masalah gigi tersebut? Ada cara membuat senyum kembali 'bersinar' yaitu dengan penjaketan gigi.

Penjaketan gigi atau crown biasanya menjadi pilihan ketika seseorang mengalami kerusakan gigi. "Untuk mengembalikan fungsinya," jelas Prof. drg. Heriandi S. SpKGA., PhD., guru besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Indonesia, saat ditemui wolipop usai mengajar di UI Salemba, Jakarta Pusat, Selasa (19/3/2013).

Teknik penjaketan ini bisa dilakukan untuk mengatasi sejumlah kerusakan gigi. Misalnya gigi yang bolong dan tidak bisa ditambal bisa dibuatkan jaket atau selubung gigi. Crown memiliki ciri seperti gigi asli baik dari bentuk anatomisnya maupun warnanya. Teknik crown pun bisa digunakan untuk memperbaiki gigi yang patah. Dokter akan menggabungkannya kembali dengan teknik crown and bridge.

"Untuk menghubungkan gigi dengan gigi yang lain," jelas drg. Heriandi yang sehari-hari berpraktek di Rumah Sakit Pondok Indah itu.

Penjaketan gigi tak hanya sebatas memperbaiki gigi yang rusak. Mempercantik gigi juga bisa dilakukan dengan teknik crown ini. Misalnya jika Anda ingin memiliki dua gigi bagian atas lebih panjang seperti kelinci. Dokter akan menambahkan jaket atau crown pada bagian gigi yang ingin tampak lebih panjang.

Tertarik untuk mencoba penjaketan gigi? Menurut drg. Heriandi biayanya berbeda-beda tergantung material yang digunakan untuk pembuatan crown atau jaket. Materi pembuatan crown ini biasanya metal, porselen atau stainless-steel.

"Harganya antara Rp 1 juta sampai dengan Rp 5 jutaan," jelas dokter yang pernah menjabat sebagai Ketua Ikatan Dokter Gigi Anak itu.

Untuk Anda yang ingin memperbaiki atau mempercantik gigi dengan teknik crown ini sebaiknya tidak hanya mengetahui harganya saja. Risiko atau hal apa yang akan dirasakan setelah penjaketan gigi juga perlu diketahui. Menurut situs WebMD, setelah penjaketan gigi beberapa orang akan merasa ketidaknyamanan dan giginya menjadi lebih sensitif.

Pada beberapa kondisi, crown yang sudah dipasang juga bisa lepas. Biasanya hal itu terjadi karena pemasangan yang kurang tepat, kurangnya perekat atau struktur gigi terlalu kecil sehingga tidak bisa menopang crown. Selain itu, beberapa orang juga bisa mengalami reaksi alergi pada penggunaan material crown. Jika dua hal itu terjadi, segera konsultasikan ke dokter gigi Anda.

Artikel Wolipop juga bisa dibaca melalui aplikasi Wolipop Android, iPhone. Install sekarang!
(eny/eny)


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        

Redaksi: redaksi[at]wolipop.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com